Terkendala Aturan, IAS Tegaskan Tak Maju di Pilgub Sulsel

Sabtu, 03 Oktober 2020 - 21:48 WIB
loading...
Terkendala Aturan, IAS...
Ilham Arief Sirajuddin. Foto: SINDOnews/Dok
A A A
MAKASSAR - Mantan Wali Kota Makassar dua periode, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) menegaskan tidak akan maju pada pilgub Sulsel mendatang. Alasannya, ia terkendala aturan sehingga tidak mungkin untuk bertarung pada pesta demokrasi tersebut.

Diketahui, Mahkamah Konstitusi (MK) memberi syarat tambahan bagi calon kepala daerah yang berstatus mantan terpidana yakni harus menunggu masa jeda selama 5 tahun setelah melewati atau menjalani masa pidana berdasarkan putusan inkrah.

Indah Yakinkan Warga Baebunta Lewat Program Unggulan Pertanian-Perkebunan

"Saya tidak akan maju pada pilgub Sulsel nanti. Tidak mungkin karena terkendala aturan," kata IAS seperti dalam rilis yang diterima SINDOnews, Sabtu (3/9/2020).

Dikaitkannya nama IAS bertarung di pilgub Sulsel tidak lepas lantaran aktif menyosialisasikan salah satu kandidat di pilwalkot Makassar 2020. Sejumlah tokoh pendukung kandidat memang disinyalir menjadikan pilwalkot Makassar sebagai panggung mendongkrak pamor menuju pilgub Sulsel. "Tapi saya tidak," ulang IAS.

Adapun beberapa tokoh pendukung kandidat itu, selain IAS yakni Erwin Aksa (EA) , Rusdi Masse (RMS) dan Andi Iwan Aras (AIA). Tiga nama terakhir ini memang sangat potensial karena punya modal finansial yang besar dan jaringan politik di pusat yang kuat.

Meski begitu IAS meyakini, sebagai petahana sekaligus kader PDIP, Gubernur Nurdin Abdullah tetap figur paling berpeluang dan kuat. "Tapi tidak salah juga anggapan orang bahwa lawan kuat petahana nanti adalah tokoh yang sanggup menenangkan kandidatnya di pilwalkot," sambungnya.

Menurut IAS, pilgub Sulsel emang merupakan kesempatan bagi figur selain dirinya yang punya modal finansial besar dan jaringan politik kuat di pusat. Banyak yang berburu kemenangan di pilwalkot Makassar sebagai anak tangga menuju pilgub Sulsel.

Apalagi, bagi figur kandidat di pilgub Sulsel yang juga berasal dari partai besar. "Yang punya kemungkinan maju ya yang punya banyak uang, yang punya jaringan kuat di pusat dan berstatus kader partai besar," ucap IAS.

Terkait kriteria itu, NH, EA, RMS dan AIA tentunya memenuhi syarat. Dua nama terakhir berstatus anggota DPR RI dan ketua parpol di Sulsel, masing-masing Nasdem dan Gerindra.

Sedangkan, EA sendiri merupakan pengusaha nasional sukses dan sudah mendapatkan sinyal restu dari partainya, Golkar , untuk maju di pilgub Sulsel.

Baca juga: Bupati Pangkep Resmikan Pesantren Syaikh Zainuddin Nahdlatul Wathan Malaka

"Saya dalam pilwalkot ini hanya berstatus ingin membantu. Siapa yang saya anggap baik, akan saya bantu sebagai bekal amal baik. Itu saja," beber dia.

"Saya masih punya utang budi sama Deng Ical. Termasuk waktu meminta Ical untuk mundur sebagai calon demi Appi di pilwalkot lalu. Saya juga harus tahu balas budi," pungkas IAS.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilgub Sulsel, Paslon...
Pilgub Sulsel, Paslon Andi Sudirman-Fatmawati yang Diusung Perindo Dapat Nomor Urut 2
Dengar Ada Warga Sulit...
Dengar Ada Warga Sulit ke Rumah Sakit, Ahmad Ali Sumbangkan Ambulans ke Tojo Barat
Pilkada 2024, Laksamana...
Pilkada 2024, Laksamana Muda TNI Abdul Rivai Ras Diyakini Ideal Pimpin Sulsel
PDIP Beri Surat Tugas...
PDIP Beri Surat Tugas ke Danny Pomanto Maju Pilgub Sulsel
Gugatan Pilgub Sulsel,...
Gugatan Pilgub Sulsel, Hakim MK Cecar KPU-Bawaslu Sulsel soal Temuan Tanda Tangan Palsu
Danny Pomanto-Azhar...
Danny Pomanto-Azhar Arsyad Siap Buktikan 1,6 Juta Tanda Tangan Palsu ke MK
Simpatisan Padati Lokasi...
Simpatisan Padati Lokasi Debat Kedua Pilgub Sulsel
Rekomendasi
Dasco: InsyaAllah Pemadaman...
Dasco: InsyaAllah Pemadaman Listrik Tak Terjadi Lagi Pekan Ini
Pegadaian Gelar Khitanan...
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026, Langkah Riil Peduli Sesama Berbasis ESG
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Berita Terkini
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved