Pemuda di Bekasi Jadi Korban Penculikan, Penyekapan, dan Pengeroyokan

Sabtu, 03 Oktober 2020 - 16:18 WIB
loading...
Pemuda di Bekasi Jadi...
Foto: Ilustrasi/Dok SINDOnews
A A A
BEKASI - Seorang pemuda menjadi korban penculikan dan pengeroyokan oleh sekelompok orang di lantai 9 Apartemen Mutiara, Jalan Ahmad Yani, Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Akibatnya, korban bernama Muhammad Rafi mengalami luka serius akibat bogeman mentah dan benda tumpul.

Kasat Reskrim Polrestro Bekasi Kota AKBP Heri Purnomo mengatakan, telah menangkap belasan orang dari aksi penculikan, penyekapan, dan pengeroyokan. 11 orang yang ditangkap yakni B, AH, A, AL, IL, A, IR, I, H, A, dan A. Mereka sempat dilakukan penyidikan oleh petugas di Polres Metro Bekasi Kota.

”Namun, yang ditetapkan tersangka hanya delapan orang dan keberadaan mereka masih diinterogasi dalam kasus ini,” ujar Heri, Sabtu (3/10/2020).

Korban disekap di lantai 9 apartemen. Para pelaku membawa korban menggunakan kendaraan roda empat dari wilayah Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Berdasarkan keterangan Rafi kepada penyidik, mulanya dia bersama rekan-rekannya berada di wilayah Tambun. (Baca juga: 5 Petugas Lapas Tangerang Dinonaktifkan, Terindikasi Bantu Cai Changpan Kabur)

Rekannya sudah membuat janji kepada para pelaku pada Kamis (1/10/2020) malam. Hanya saja, Rafi tidak tahu menahu tiba-tiba rekan Rafi lari terbirit-birit ketika melihat belasan orang yang menemuinya. Korban berusaha kabur, namun keburu ditangkap oleh sekelompok pelaku.

”Di sana (Tambun) korban dipukuli, habis itu dibawa ke mobil dan sampai apartemen. Di dalam mobil korban terus dipukuli, di apartemen korban mendapat kekerasan sampai dipukul memakai (benda tumpul) stik golf,” ungkapnya.

Korban yang dikunci dalam kamar apartemen akhirnya berhasil melarikan diri melalui balkon. Kondisinya yang lusuh menarik perhatian sekuriti. Oleh satpam, korban diamankan kemudian ditanya kenapa gitu akhirnya dijelaskan dan dibawa ke Polres. ”Kondisi korban sudah membaik dan kami masih melakukan pendalaman terkait kasus ini,” kata Heri. (Baca juga: Cinta Terlarang Berujung Pidana, Pria Culik dan Gagahi Selingkuhan)
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
3 Oknum Prajurit TNI...
3 Oknum Prajurit TNI Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank Divonis 1 hingga 13 Tahun Penjara
Bareskrim Ungkap Modus...
Bareskrim Ungkap Modus Phishing Tools yang Bikin Kerugian Global Rp350 Miliar
Rekomendasi
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Daveigh Chase, Pemeran...
Daveigh Chase, Pemeran 'The Ring' dan Pengisi Suara 'Lilo & Stitch' Meninggal Dunia
KPK Buka Peluang Periksa...
KPK Buka Peluang Periksa Pihak BPK, Dalami Peran Eks Staf Ahli Bobby Adhityo Rizaldi
Berita Terkini
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Eksekusi Hotel Sultan,...
Eksekusi Hotel Sultan, Wamensesneg: Kita Harus Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Lain
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved