Pasien Terancam Terlantar, Puluhan Dokter Tolak Bertugas di RS Fasilitas Khusus COVID-19
Sabtu, 03 Oktober 2020 - 14:43 WIB
loading...
A
A
A
Dia menambahkan, para dokter bukan menolak melaksanakan tugas di RS Fasilitas Khusus COVID-19 di Batu 20, namun hanya mengharapkan adanya ruangan khusus untuk isolasi usai menangani pasien COVID-19 dan tidak bertugas lagi di Puskesmas.
Informasi yang diperoleh saat ini hanya tinggal satu dokter umum yang bertugas di RS Fasilitas Khusus COVID-19 di Batu 20. Bahkan, yang membuat resep bagi pasien ditangani asisten apoteker. Padahal sesuai ketentuan asisten apoteker tidak boleh membuat resep namun harus dokter. (Baca juga: Langgar Protokol Kesehatan, Satgas COVID-19 Sumut Tutup Wahana Hiburan Hairos Waterpark)
Sementara itu, Humas Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Simalungun Akmal H Siregar yang dikonfirmasi terkait informasi tersebut mengatakan akan mengkonfirmasinya ke Kadis Kesehatan Pemkab Simalungun. "Saya konfirmasi dulu ya ke Kepala Dinas Kesehatan," jelasnya via pesan whats app.
Informasi yang diperoleh saat ini hanya tinggal satu dokter umum yang bertugas di RS Fasilitas Khusus COVID-19 di Batu 20. Bahkan, yang membuat resep bagi pasien ditangani asisten apoteker. Padahal sesuai ketentuan asisten apoteker tidak boleh membuat resep namun harus dokter. (Baca juga: Langgar Protokol Kesehatan, Satgas COVID-19 Sumut Tutup Wahana Hiburan Hairos Waterpark)
Sementara itu, Humas Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Simalungun Akmal H Siregar yang dikonfirmasi terkait informasi tersebut mengatakan akan mengkonfirmasinya ke Kadis Kesehatan Pemkab Simalungun. "Saya konfirmasi dulu ya ke Kepala Dinas Kesehatan," jelasnya via pesan whats app.
(boy)
Lihat Juga :