Warga Terimbas COVID-19 di Sekitar Markas Brigif 15 Kujang II Diberi Bantuan Sembako
Sabtu, 03 Oktober 2020 - 04:31 WIB
loading...
A
A
A
Di tempat yang sama, Ketua Persit KCK Cabang XL Brigif 15 Kujang II Nora Budiawan menyebutkan, kegiatan tersebut bersamaan dengan agenda rutin Jumat Berkah Persit KCK Cabang XL Brigif 15 Kujang II. Jika biasanya kegiatan Jumat Berkah digelar minimal sebulan sekali, maka dalam kondisi pandemi frekuensi kegiatan tersebut ditingkatkan menjadi seminggu sekali jika sedang tidak ada kegiatan.
Dirinya mengajak seluruh anggota untuk meningkatkan aktivitas sedekah dalam kondisi pandemi saat ini. Bantuan berupa sembako dipilih untuk disalurkan karena hal tersebut merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Termasuk juga membagikan masker dan hand sanitiser, juga sambil sosialisasi protokol kesehatan. (BACA JUGA: Memodifikasi Mobil Desa Jadi Kendaraan Taktis TNI dan Polisi)
"Prioritas adalah warga sekitar markas Brigif 15 Kujang II yang dekat dengan kita. Mereka juga sering terdampak kalau ada kegiatan di Brigif sehingga layak dapat perhatian, apalagi yang ekonomi menengah ke bawah dan tidak berpenghasilan tetap," tuturnya.
Salah seorang warga yang mendapat bantuan Aminah (57) mengaku senang dengan adanya bantuan sembako tersebut. Paling tidak bisa dipakai untuk menyambung hidup selama beberapa hari ke depan. Terlebih dia kini sudah berhenti bekerja sebagai pembantu rumah tangga akibat adanya COVID-19. "Sangat terbantu, dulu pernah dapat dari pemerintah beras dan sekarang dapat sembako," ujarnya.
Dirinya mengajak seluruh anggota untuk meningkatkan aktivitas sedekah dalam kondisi pandemi saat ini. Bantuan berupa sembako dipilih untuk disalurkan karena hal tersebut merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Termasuk juga membagikan masker dan hand sanitiser, juga sambil sosialisasi protokol kesehatan. (BACA JUGA: Memodifikasi Mobil Desa Jadi Kendaraan Taktis TNI dan Polisi)
"Prioritas adalah warga sekitar markas Brigif 15 Kujang II yang dekat dengan kita. Mereka juga sering terdampak kalau ada kegiatan di Brigif sehingga layak dapat perhatian, apalagi yang ekonomi menengah ke bawah dan tidak berpenghasilan tetap," tuturnya.
Salah seorang warga yang mendapat bantuan Aminah (57) mengaku senang dengan adanya bantuan sembako tersebut. Paling tidak bisa dipakai untuk menyambung hidup selama beberapa hari ke depan. Terlebih dia kini sudah berhenti bekerja sebagai pembantu rumah tangga akibat adanya COVID-19. "Sangat terbantu, dulu pernah dapat dari pemerintah beras dan sekarang dapat sembako," ujarnya.
(vit)
Lihat Juga :