Mulai Berkantor di Depok, Ridwan Kamil Larang OTG Isolasi di Rumah
Jum'at, 02 Oktober 2020 - 17:20 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesempatan itu, Kang Emil kembali menekankan bahwa kunci kemenangan untuk melawan COVID-19 adalah kebersamaan, termasuk saling membantu terkait logistik kesehatan demi kemaslahatan masyarakat setempat.
"Hari ini kami membawa banyak bantuan, semata-mata merupakan bentuk cinta kami kepada Kota Depok. Saya ke sini juga untuk menyemangati dan mengamati penanganan COVID-19 di Kota Depok. Yang paling utama dalam menurunkan angka kematian dan meningkatkan angka kesembuhan," tandasnya. (Baca: Tangis Haru Pecah saat Sang Ibu Gantikan Wisuda Anaknya yang Meninggal).
Sementara itu, Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Depok Dedi Supandi mengatakan, pihaknya melalui Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Kota Depok telah menyiapkan strategi terkait kebijakan penanganan dan pencegahan COVID-19.
"Kita sudah lakukan dengan tim gugus tugas terkait kebijakan proposional pencegahan penularan COVID-19 sesuai aturan melalui PSBM (pembatasan sosial berskala mikro) yang kita sebut dengan PSKS (pembatasan sosial kampung siaga," katanya.
Menurutnya, PSKS yang dikelola oleh RW juga dilakukan untuk menekan angka kematian dan juga meningkatkan angka kesembuhan. Selain itu, pihaknya bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga telah melakukan pembatasan aktivitas warga, termasuk di restoran hingga kafe.
"Dengan upaya-upaya tersebut, sedikit demi sedikit terjadi penurunan angka penularan virus COVID-19 di Kota Depok," pungkasnya.
"Hari ini kami membawa banyak bantuan, semata-mata merupakan bentuk cinta kami kepada Kota Depok. Saya ke sini juga untuk menyemangati dan mengamati penanganan COVID-19 di Kota Depok. Yang paling utama dalam menurunkan angka kematian dan meningkatkan angka kesembuhan," tandasnya. (Baca: Tangis Haru Pecah saat Sang Ibu Gantikan Wisuda Anaknya yang Meninggal).
Sementara itu, Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Depok Dedi Supandi mengatakan, pihaknya melalui Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Kota Depok telah menyiapkan strategi terkait kebijakan penanganan dan pencegahan COVID-19.
"Kita sudah lakukan dengan tim gugus tugas terkait kebijakan proposional pencegahan penularan COVID-19 sesuai aturan melalui PSBM (pembatasan sosial berskala mikro) yang kita sebut dengan PSKS (pembatasan sosial kampung siaga," katanya.
Menurutnya, PSKS yang dikelola oleh RW juga dilakukan untuk menekan angka kematian dan juga meningkatkan angka kesembuhan. Selain itu, pihaknya bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga telah melakukan pembatasan aktivitas warga, termasuk di restoran hingga kafe.
"Dengan upaya-upaya tersebut, sedikit demi sedikit terjadi penurunan angka penularan virus COVID-19 di Kota Depok," pungkasnya.
(nag)
Lihat Juga :