Kepala Staf Kepresidenan Apresiasi Penanganan COVID-19 Pemda DIY
Jum'at, 02 Oktober 2020 - 15:58 WIB
loading...
A
A
A
Sementara Sri Sultan HB X menyampaikan bahwa selama ini penanganan yang dilakukan di DIY adalah pembatasan di tingkat desa.
“Pendatang yang masuk, dikontrol lewat lurah, babinkamtibmas, babinsa, dan anak-anak muda. Yang masuk dimintai data berupa nama dan alamat, sebagai kontrol untuk memudahkan tracing," katanya.
Dengan konsep ini, diharapkan bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat itu sendiri karena bertindak sebagai subjek.
"Dengan cara ini tanpa harus digembor-gemborkan untuk memakai masker dan sebagainya, masyarakat akan sadar menjalankan itu,” jelasnya.
Sultan melanjutkan, tidak bisa dipungkiri dalam perkembangan di lapangan, penambahan kasus dapat saja terjadi karena klaster. Pemerintah tidak mungkin bisa membatasi warga DIY pergi ataupun menutup diri dari pendatang.
“Pendatang yang masuk, dikontrol lewat lurah, babinkamtibmas, babinsa, dan anak-anak muda. Yang masuk dimintai data berupa nama dan alamat, sebagai kontrol untuk memudahkan tracing," katanya.
Dengan konsep ini, diharapkan bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat itu sendiri karena bertindak sebagai subjek.
"Dengan cara ini tanpa harus digembor-gemborkan untuk memakai masker dan sebagainya, masyarakat akan sadar menjalankan itu,” jelasnya.
Sultan melanjutkan, tidak bisa dipungkiri dalam perkembangan di lapangan, penambahan kasus dapat saja terjadi karena klaster. Pemerintah tidak mungkin bisa membatasi warga DIY pergi ataupun menutup diri dari pendatang.
Lihat Juga :