Kabupaten Pangandaran Bangun dan Normalisasi Infrastruktur Saluran Air untuk Hadapi Banjir dan Kekeringan

Rabu, 30 September 2020 - 16:33 WIB
loading...
Kabupaten Pangandaran...
Salah satu saluran air di Kabupaten Pangandaran yang dibangun pada tahun 2020
A A A
PANGANDARAN - Alokasi anggaran untuk penanggulangan banjir dan kekeringan di Kabupaten Pangandaran tahun 2020 mencapai Rp17.898.685.000. Langkah penanggulangan banjir dan kekeringan tersebut dilakukan Pemerintah Daerah Pangandaran melalui pembangunan dan normalisasi infrastruktur saluran air di beberapa wilayah.

Kepala Bidang Pengendalian Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman (DPUTRPRKP) Kabupaten Pangandaran Kurnia mengatakan, tahun 2020 pembangunan dan normalisasi infrastruktur saluran air dilaksanakan di daerah yang keberadan airnya masih normal.

"Dari sekian banyak saluran air di Kabupaten Pangandaran yang airnya masih normal di antaranya di Kecamatan Cigugur, Kecamatan Langkaplancar, Kecamatan Padaherang dan Kecamatan Mangunjaya," kata Kurnia.

Kurnia menambahkan, peran DPUTRPRKP Kabupaten Pangandaran meliputi mengatur saluran air untuk kebutuhan pertanian masyarakat dan melakukan pengendalian saat terjadi banjir dan musim kering. "Kendala terbesar kami saat ini dalam mengendalikan saluran air di antaranya kondisi alam yang sudah rusak karena berdampak pada banjir dan kekeringan yang sulit dikendalikan," tambahnya.

Kurnia menjelaskan, kerusakan alam yang terjadi didataran tinggi berdampak pada banyaknya sampah dan sedimen yang datang melalui saluran air. "Untuk memaksimalkan fungsi saluran air kami telah membangun dan melakukan normalisasi di 35 saluran," jelasnya.

Saluran yang dibangun tersebut dari DAK sebanyak Rp3.302.539.000, APBD Provinsi sebanyak Rp12.589.307.000 dan APBD Kabupaten sebanyak Rp2.004.839.000 jadi total keseluruhannya Rp17.896.685.000.

"Anggaran dari DAK dialokasikan menjadi 5 pekerjaan dengan sistim lelang, APBD Provinsi dialokasikan menjadi 20 pekerjaan dengan rincian 15 pekerjaan melalui lelang dan 5 pekerjaan penunjukan langsung sedangkan APBD Kabupaten menjadi 10 pekerjaan penunjukan langsung," papar Kurnia.
(alf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keberpihakan Kebijakan...
Keberpihakan Kebijakan Bupati Pangandaran untuk Penderes Kelapa
Seluruh Desa di Pangandaran...
Seluruh Desa di Pangandaran Ditargetkan Open Defecation Free
Ini Upaya Pemda untuk...
Ini Upaya Pemda untuk Hindari Kerumunan Wisata di Pangandaran
Bupati Pangandaran Berlakukan...
Bupati Pangandaran Berlakukan Sanksi pada Warga yang Enggan Divaksin
Bupati Pangandaran Perketat...
Bupati Pangandaran Perketat Protokol Kesehatan di Objek Wisata
Keseriusan Pemkab Pangandaran...
Keseriusan Pemkab Pangandaran Terapkan Protokol Kesehatan di Objek Wisata
Rekomendasi
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved