Berpeluang Ganggu Harga Saham, Pengamat: Jangan Buru-buru Sebut Merger BJBR-BEKS
Selasa, 05 Mei 2020 - 15:30 WIB
loading...
A
A
A
Isu merger saat ini, kata dia, bisa berdampak buruk terhadap pedagangan saham Bank BJB. Maka dari itu, semua pihak harus menanggapi isu tersebut dengan bijak, agar tidak memberikan efek buruk terhadap harga saham Bank BJB.
Diketahui, harga saham BJBR yangsemenjak 21 April berada di angka Rp940 terus turun dan menjadi Rp805 per lembar pada 30 April.
"Apakah ini juga memengaruhi? Ini yang harus kita jaga. Jangan sampai isu merger ini menjadi tekanan terhadap harga saham di Bank BJB di bursa,” ungkapnya.
(Baca: Kinerja Bank BJB Tetap Positif di Masa Pandemi Corona)
Dosen Ekonomi dan Pasar Modal Universitas Langlangbuana Asep Saepudin menjelaskan, saat ini Bank BJB memang memerlukan pertumbuhan termasuk melalui akuisisi ataupun merger dengan bank lain.
"Tapi tentu bank yang menggabungkan atau diakuisisi harus bank sehat. Sehingga dalam jangka pendek memberikan pengaruh yang positif terhadap Bank BJB," terangnya.
Karena, ketika bank yang dimergerkan dalam kondisi tidak terlalu sehat, tentu memberikan tantangan dan pekerjaan rumah bagi bank bjb untuk membenahinya. "Dalam jangka panjang tentu bagus untuk pertumbuhan Bank BJB. Apalagi pasar yang dibawa dari Bank Banten ini jelas dan terspesifikasi," paparnya.
Diketahui, harga saham BJBR yangsemenjak 21 April berada di angka Rp940 terus turun dan menjadi Rp805 per lembar pada 30 April.
"Apakah ini juga memengaruhi? Ini yang harus kita jaga. Jangan sampai isu merger ini menjadi tekanan terhadap harga saham di Bank BJB di bursa,” ungkapnya.
(Baca: Kinerja Bank BJB Tetap Positif di Masa Pandemi Corona)
Dosen Ekonomi dan Pasar Modal Universitas Langlangbuana Asep Saepudin menjelaskan, saat ini Bank BJB memang memerlukan pertumbuhan termasuk melalui akuisisi ataupun merger dengan bank lain.
"Tapi tentu bank yang menggabungkan atau diakuisisi harus bank sehat. Sehingga dalam jangka pendek memberikan pengaruh yang positif terhadap Bank BJB," terangnya.
Karena, ketika bank yang dimergerkan dalam kondisi tidak terlalu sehat, tentu memberikan tantangan dan pekerjaan rumah bagi bank bjb untuk membenahinya. "Dalam jangka panjang tentu bagus untuk pertumbuhan Bank BJB. Apalagi pasar yang dibawa dari Bank Banten ini jelas dan terspesifikasi," paparnya.
Lihat Juga :