Ngamprah Satu-satunya Kecamatan di KBB yang Masih Zona Merah

loading...
Ngamprah Satu-satunya Kecamatan di KBB yang Masih Zona Merah
Pemda KBB gencar melakukan swab test untuk memutus mata rantai COVID-19. Kini tinggal Kecamatan Ngamprah, yang masih berstatus zona merah. Foto/Dok.SINDOnews
BANDUNG BARAT - Kecamatan Ngamprah, menjadi satu-satunya wilayah di Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang masuk kategori zona merah COVID-19. Berdasarkan data peta sebaran COVID-19 di Dinas Kesehatan KBB hingga Sabtu (26/9/2020) pukul 10.00 WIB, Kecamatan Ngamprah, masih zona merah.

(Baca juga: Bersenjata Lengkap Polisi Bubarkan Pesta Nikah di Maumere)

Sementara Kecamatan Padalarang, dan Batujajar, yang awalnya zona merah kini telah berubah jadi zona oranye dan kuning. "Dari total 16 kecamatan di KBB tinggal satu yang masih zona merah yaitu Ngamprah. Sedangkan zona hijau tujuh kecamatan, zona kuning enam, dan zona oranye dua kecamatan," sebut Sekretaris Satgas COVID-19 KBB, Duddy Prabowo kepada SINDOnews, Sabtu (26/9/2020).

Duddy merinci, tujuh kecamatan zona hijau adalah Kecamatan Cisarua, Cipeundeuy, Saguling, Cipongkor, Sindangkerta, Gununghalu, dan Rongga. Zona kuning Kecamatan Parongpong, Cikalongwetan, Cipatat, Batujajar, Cihampelas, Cililin, sementra zona oranye adalah Kecamatan Padalarang, dan Lembang.



Dirinya berharap adanya operasi yustisi penerapan protokol kesehatanCOVID-19 dan swab test bisa menekan angka sebaran. Sebab sudah dua pekan lebih KBB berada di zona oranye dari asalnya zona hijau. (Baca juga: 2 Pemuda Kuras Premium di SPBU dengan Tangki Mobil Modifikasi)

Untuk angka kasus penyebaran COVID-19, lanjut dia, sejak Agustus sampai September 2020, jumlahnya fluktuatif. Contohnya di Kecamatan Ngamprah, yang masuk zona merah terdapat positif aktif 20 dan sembuh 39, kontak erat empat di mana tiga di antaranya menjalani karantina. Sebagian besar yang terkonfirmasi positif merupakan hasil swab test terhadap 2.838 orang di lingkungan Pemkab KBB di Ngamprah.

"Ngamprah ini kan terdapat perkantoran Pemda yang saat ini sedang terus berjalan swab test. Makanya potensi temuan kasus baru bisa muncul dari hasil tes tersebut," tuturnya. (Baca juga: Hujan Tangis di Pemakaman Polwan yang Tewas Saat Menolong Adiknya)



Sementara Kepala Dinas Kesehatan KBB, Hernawan Widjayanto menerangkan, angka kasus positif COVID-19 dari kalangan ASN di lingkungan Pemda KBB terus mengalami penurunan. Berdasarkan data dari 29 ASN positif 17 di antaranya telah dinyatakan negatif usai menjalani dua kali swab test.

Mereka sebelumnya dinyatakan terpapar setelah menjalani swab test massal yang digelar Pemda KBB. "Kebanyakan pasien positifCOVID-19 merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG). Kondisi mereka sehat dan tidak ada tanda klinis sakit sebelumnya," kata dia.
(eyt)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top