Buaya Sepanjang 3 Meter Hebohkan Warga Pangkalpinang

Sabtu, 26 September 2020 - 14:58 WIB
loading...
Buaya Sepanjang 3 Meter...
Warga di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dihebohkan dengan munculnya buaya ke daratan. Foto/iNews/Haryanto
A A A
PANGKALPINANG - Warga di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), kembali dihebohkan dengan kemunculan lebih dari satu ekor buaya kedaratan sejak sepakan belakangan.

(Baca juga: Bersenjata Lengkap Polisi Bubarkan Pesta Nikah di Maumere )

Buaya muara tersebut, muncul persis di sungai Air Mangkok, Kelurahan Air Mawar, Kecamatan Bukit Intan, Pangkalpinang, yang berdampingan langsung dengan pemukiman warga.

Menurut warga, ada tiga ekor buaya dengan perkiraan ukuran tiga hingga empat meter yang kerap menampakan diri kepermukaan dan tak jarang pula berjemur di daratan sekitar.

Buaya Sepanjang 3 Meter Hebohkan Warga Pangkalpinang


"Ada tiga ekor buaya yang sering kita lihat. Memang habitatnya di sini, kadang orang juga sering buang bangkai ayam di sini, mungkin buaya makan bangkai ayam itu," kata warga setempat, Eko Saputra, Sabtu (26/9/2020).

(Baca juga: Hujan Tangis di Pemakaman Polwan yang Tewas Saat Menolong Adiknya )

Kendati sering muncul didaratan, reptil ganas tersebut kata Eko, belum sekalipun menyerang warga. Bahkan penampakannya menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat sekitar.

"Biasanya siang dan sore hari buaya ini sering muncul. Alhamdulillah belum pernah menyerang orang dan memang dia tidak menganggu," ujarnya. (Baca juga: 2 Pemuda Kuras Premium di SPBU dengan Tangki Mobil Modifikasi )

Buaya Sepanjang 3 Meter Hebohkan Warga Pangkalpinang


Konflik buaya dengan manusia di Babel memang kerap kali terjadi. Data Yayasan Animal Lovers Bangka Island (Alobi) Foundation mencatat dalam satu bulan ini saja, ada belasan laporan kasus buaya berkonflik dengan warga yang mereka terima, enam ekor buaya di antaranya berhasil dievakuasi dan dipindahkan ke Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Alobi.

"Hari ini barusan kita mendapat penyerahan buaya dari warga, padahal baru kemarin kita mendapat juga penyerahan buaya dari warga. Memang kasus kemunculan dan konflik buaya dengan manusia dalam tahun ini cukup memperihatinkan," kata ketua Alobi Foundation, Langka Sani.

Menurut Langka, kemunculan predator pemangsa itu akibat rusaknya habitat mereka, selain itu memasuki musim kawin bagi buaya yang membuat sifatnya menjadi lebih agresif. (Baca juga: Pelaku Pungli Ditembak Mati Polisi, Warga Blokir Jalinsum )

"Yang kita khawatirkan saat ini masuk musim hujan dan memasuki siklus kawin bagi buaya di mana buaya lebih agresif di alam liarnya. Kita ketahui di Babel sendiri kerusakan dari aliran sungai yang menjadi habitat buaya sangat masif terjadi," tandasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bea Cukai Pangkal Pinang...
Bea Cukai Pangkal Pinang Sebut 15 Kontainer PMM Telah Memenuhi Syarat
Gandeng Pengusaha Lokal,...
Gandeng Pengusaha Lokal, Hive Five Segera Ekspansi ke Bangka Belitung
Tingkatkan Produktifitas,...
Tingkatkan Produktifitas, APHI Dorong Pengembangan MUK Berbasis Lanskap di Babel
Bea Cukai Pangkalpinang...
Bea Cukai Pangkalpinang Kawal Pengiriman Produk Bangka Belitung ke Australia
Wabup Belitung: Program...
Wabup Belitung: Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis Tingkatkan Kualitas Hidup
Pemerintah Siapkan Pangkal...
Pemerintah Siapkan Pangkal Pinang Jadi Tempat Penampungan Warga Gaza
Buaya 4,5 Meter Ini...
Buaya 4,5 Meter Ini Dievakuasi dengan Helikopter, Ada Tubuh Manusia di Dalam Perutnya
Jadi Tersangka Kasus...
Jadi Tersangka Kasus Ijazah Palsu, Wagub Babel Hellyana Klaim Belum Sempat Legalisir
Pengacara Wagub Babel...
Pengacara Wagub Babel Hellyana Pertanyakan Pelapor Ijazah Palsu Kliennya: Apa Kerugian Nyatanya?
Rekomendasi
Berawal dari Mesin Arcade,...
Berawal dari Mesin Arcade, Talenta Muda Indonesia Juara Turnamen Dance Game Asia Pasifik
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved