Wali Kota Solo: Sanksi Menanti Bagi ASN Tak Netral di Pilkada
Jum'at, 25 September 2020 - 16:22 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Solo meminta ASN Pemkot setempat menjaga netralitas dalam Pilkada.
Mereka diminta tidak foto berpose menggunakan jari yang identik dengan nomor urut pasangan calon (Paslon) yang bertarung dalam Pilwalkot Solo. (Baca juga: Pembebasan Lahan Exit Tol Salatiga, TPT Tawarkan Harga hingga Rp1 Juta Per Meter Persegi)
Sebagaimana diketahui, KPU Solo telah selesai melakukan tahapan pengundian nomor urut pasangan calon yang berlaga di Pilwalkot Solo. (Baca juga: e-MTB , Manjakan Pesepeda Semua Usia Jelajah di Semua Medan)
Pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa yang diusung PDIP mendapatkan nomor urut 1. Sedangkan pasangan Bagyo Wahyono-FX Supardjo dari jalur independent mendapatkan nomor urut 2.
“Ini perlu dipahamkan kepada pihak pihak yang dilarang dalam kampanye. Baik itu ASN, TNI, Polri pejabat BUMN, pejabat BUMD, lurah, dan camat, diharapkan bisa mematuhi terkait netralitas,” kata Ketua Bawaslu Solo, Budi Wahyono.
Mereka diminta tidak foto berpose menggunakan jari yang identik dengan nomor urut pasangan calon (Paslon) yang bertarung dalam Pilwalkot Solo. (Baca juga: Pembebasan Lahan Exit Tol Salatiga, TPT Tawarkan Harga hingga Rp1 Juta Per Meter Persegi)
Sebagaimana diketahui, KPU Solo telah selesai melakukan tahapan pengundian nomor urut pasangan calon yang berlaga di Pilwalkot Solo. (Baca juga: e-MTB , Manjakan Pesepeda Semua Usia Jelajah di Semua Medan)
Pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa yang diusung PDIP mendapatkan nomor urut 1. Sedangkan pasangan Bagyo Wahyono-FX Supardjo dari jalur independent mendapatkan nomor urut 2.
“Ini perlu dipahamkan kepada pihak pihak yang dilarang dalam kampanye. Baik itu ASN, TNI, Polri pejabat BUMN, pejabat BUMD, lurah, dan camat, diharapkan bisa mematuhi terkait netralitas,” kata Ketua Bawaslu Solo, Budi Wahyono.
(boy)
Lihat Juga :