Banjir Menjadi Sorotan Warga, Akhyar Malah Ngumpulin Puluhan Wartawan
Jum'at, 25 September 2020 - 14:23 WIB
loading...
A
A
A
Postingan ini langsung diramaikan berbagai komen. Salah satunya datang dari akung IG @arielabdillah, yang berceloteh dengan penempatan huruf kapital di seluruh narasinya, “DARI WALIKOTA TURUN TEMURUN INI GAK BERES BERES…”
Netizen pengguna akun @abah_alif gak mau ketinggalan. Dia menyinggung Pilkada 2020 yang tengah berlangsung dan menempatkan Akhyar Nasution sebagai salah satu kandidat berpasangan Salman Alfarisi. “Ayo yang mau pilkada… Siapa berani angkat isu banjir dan jalan rusak…. Bertahun tahun kog gak ada perubahan selokan dibersihkan jalan di tambal… Pas mau pilkada… Perasaan ku aja apa emang betol???”
Nah, sehari sebelumnya, Selasa (22/9/2020) siang, dengan dibantu Camat Medan Johor, Zulfahri Ahmadi dan jajarannya, Akhyar Nasution mengambil kesempatan berbicara di hadapan puluhan wartawan unit kerja Pemko Medan. Politisi yang juga diusung PKS dalam memenangi Pilkada 2015 ini menjadikan pandemi Covid-19 sebagai dalil awal tidak maksimalnya kinerja Pemko Medan tahun 2020 ini. (BACA JUGA: KPU Medan Tetapkan Akhyar-Salman Nomor Urut 1, Bobby-Aulia Nomor Urut 2)
“Saudara sekalian, tadi saya baru bersama DPRD pengesahan P-APBD Kota Medan 2020 yang mengalami penyusutan sekitar Rp1,3 triliun,” ujarnya di area Taman Cadika Pramuka, Medan Johor, setelah sedikit berseremoni di atas panggung.
Akhyar pun mengatakan implikasi pandemi Covid-19 sangat multikompleks. “Jadi kami mohon maaf juga kalau di tahun 2020 ini relatif tidak banyak yang bisa dilakukan oleh Pemko Medan. Saya yakin (ini terjadi) bukan hanya di Pemerintahan Kota Medan, tetapi di seluruh dunia,” lanjutnya.
Sesungguhnya, menurut dia, di Tahun Anggaran 2020 banyak hal yang direncanakan Pemko Medan. Namun, tak bisa dikerjakan sesuai rencana dimaksud.
Netizen pengguna akun @abah_alif gak mau ketinggalan. Dia menyinggung Pilkada 2020 yang tengah berlangsung dan menempatkan Akhyar Nasution sebagai salah satu kandidat berpasangan Salman Alfarisi. “Ayo yang mau pilkada… Siapa berani angkat isu banjir dan jalan rusak…. Bertahun tahun kog gak ada perubahan selokan dibersihkan jalan di tambal… Pas mau pilkada… Perasaan ku aja apa emang betol???”
Nah, sehari sebelumnya, Selasa (22/9/2020) siang, dengan dibantu Camat Medan Johor, Zulfahri Ahmadi dan jajarannya, Akhyar Nasution mengambil kesempatan berbicara di hadapan puluhan wartawan unit kerja Pemko Medan. Politisi yang juga diusung PKS dalam memenangi Pilkada 2015 ini menjadikan pandemi Covid-19 sebagai dalil awal tidak maksimalnya kinerja Pemko Medan tahun 2020 ini. (BACA JUGA: KPU Medan Tetapkan Akhyar-Salman Nomor Urut 1, Bobby-Aulia Nomor Urut 2)
“Saudara sekalian, tadi saya baru bersama DPRD pengesahan P-APBD Kota Medan 2020 yang mengalami penyusutan sekitar Rp1,3 triliun,” ujarnya di area Taman Cadika Pramuka, Medan Johor, setelah sedikit berseremoni di atas panggung.
Akhyar pun mengatakan implikasi pandemi Covid-19 sangat multikompleks. “Jadi kami mohon maaf juga kalau di tahun 2020 ini relatif tidak banyak yang bisa dilakukan oleh Pemko Medan. Saya yakin (ini terjadi) bukan hanya di Pemerintahan Kota Medan, tetapi di seluruh dunia,” lanjutnya.
Sesungguhnya, menurut dia, di Tahun Anggaran 2020 banyak hal yang direncanakan Pemko Medan. Namun, tak bisa dikerjakan sesuai rencana dimaksud.
Lihat Juga :