1.856 Orang Terjaring Razia Masker, Satpol PP Sebut Kebanyakan Ojol
Rabu, 23 September 2020 - 18:04 WIB
loading...
Ojol tak menggunakan masker. Foto/Dok/SINDOphoto
A
A
A
JAKARTA - Kasie Op Satpol PP Jakarta Barat, Ivand Sigiro mengatakan dari 1.856 orang yang terjaring dalam operasi masker sepekan kebanyakan merupakan driver ojek online (ojol) . Mereka terbukti tak menggunakan masker .
“Saat ditangkap dia (ojol) ternyata sedang ngantar order, ambil order, alasannya itu-itu saja,” kata Ivand ketika dikonfirmasi, Rabu (23/9/2020). (Baca juga: Razia Masker, Petugas Malah Dapati Pengendara Bawa Sabu )
Selain driver ojol, beberapa di antara yang banyak melanggar yakni karyawan toko. Saat terjaring, mereka memilih melakukan sanksi sosial. (Baca juga: Ada Razia Masker di Jalur Wisata Pacet, Wisatawan Balik Arah )
Bahkan mereka sempat menaruh KTP dan kembali ke rumah untuk mengambil masker. Setelah datang, mereka kemudian dikenain sanksi sosial.
Meski demikian, beberapa di antara mereka yang tak kembali juga diminta untuk mengambil langsung KTP-nya ke kantor Wali Kota Jakarta Barat. (Baca juga: Denda Razia Masker di Bali Terkumpul Rp24,4 Juta )
“Saat ditangkap dia (ojol) ternyata sedang ngantar order, ambil order, alasannya itu-itu saja,” kata Ivand ketika dikonfirmasi, Rabu (23/9/2020). (Baca juga: Razia Masker, Petugas Malah Dapati Pengendara Bawa Sabu )
Selain driver ojol, beberapa di antara yang banyak melanggar yakni karyawan toko. Saat terjaring, mereka memilih melakukan sanksi sosial. (Baca juga: Ada Razia Masker di Jalur Wisata Pacet, Wisatawan Balik Arah )
Bahkan mereka sempat menaruh KTP dan kembali ke rumah untuk mengambil masker. Setelah datang, mereka kemudian dikenain sanksi sosial.
Meski demikian, beberapa di antara mereka yang tak kembali juga diminta untuk mengambil langsung KTP-nya ke kantor Wali Kota Jakarta Barat. (Baca juga: Denda Razia Masker di Bali Terkumpul Rp24,4 Juta )
Lihat Juga :