Tera dan Tera Ulang Timbangan Akan Dijadikan Retribusi di Pangandaran

Rabu, 23 September 2020 - 15:30 WIB
loading...
Tera dan Tera Ulang...
Petugas sedang melakukan tera dan tera ulang timbangan di Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM
A A A
PARIGI - Aktivitas tera dan tera ulang timbangan berpotensi menjadi retribusi di Kabupaten Pangandaran.

Saat ini untuk tera dan tera ulang timbangan di Kabupaten Pangandaran belum menjadi Peraturan Daerah.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Pangandaran Tedi Garnida mengatakan, regulasi untuk tera dan tera ulang masih dalam tahap rancangan. "Tera dan tera ulang timbangan ini sangat potensi untuk dijadikan retribusi, rencananya akan di Perdakan tahun ini," kata Tedi.

Tedi menambahkan, tera dan tera ulang timbangan gunanya untuk menstabilkan timbangan dan memberikan pelayanan terhadap konsumen. "Sejak tahun 2020 Pemerintah Daerah Pangandaran sudah memiliki alat tera dan tera ulang timbangan sendiri dengan SDM yang bersertifikat," tambahnya.

Tedi mengimbau, masyarakat yang memiliki alat timbang apalagi timbangan tersebut digunakan untuk beraktivitas di pasar untuk sadar melakukan tera dan tera ulang.

"Layanan tera dan tera ulang timbangan sebagai wujud tanggungjawab Pemerintah terhadap konsumen agar tidak dirugikan saat transaksi," paparnya.

Jeda waktu tera dan tera ulang timbangan minimal satu tahun satu kali dan setelah timbangan di tera akan diberi lebel pengesahan dari Pemerintah Daerah.

"Jenis timbangan yang wajib tera dan tera ulang diantaranya, timbangan dacin, timbangan dacin logam, timbangan meja, timbangan elektronik, timbangan pegas, timbangan sentimal, timbangan bobot insut," sambungnya.

Untuk memaksimalkan tera dan tera ulang ke masyarakat, Pemerintah Daerah melalui Bidang Perdagangan dan Kemeterologian turun kelapangan melakukan tera dan tera ulang timbangan.

"Petugas tera dan tera ulang timbangan berkeliling ke Kantor Kecamatan dan Kantor Desa juga ke pasar tradisional," paparnya.

Berdasarkan data, tahun 2020 masyarakat yang melakukan tera baru tercatat 17 pemilik timbangan dan yang melakukan tera ulang sebanyak 2.220 orang dari potensi pemilik timbangan di Kabupaten Pangandaran sebanyak 3.800 orang.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keberpihakan Kebijakan...
Keberpihakan Kebijakan Bupati Pangandaran untuk Penderes Kelapa
Seluruh Desa di Pangandaran...
Seluruh Desa di Pangandaran Ditargetkan Open Defecation Free
Ini Upaya Pemda untuk...
Ini Upaya Pemda untuk Hindari Kerumunan Wisata di Pangandaran
Bupati Pangandaran Berlakukan...
Bupati Pangandaran Berlakukan Sanksi pada Warga yang Enggan Divaksin
Bupati Pangandaran Perketat...
Bupati Pangandaran Perketat Protokol Kesehatan di Objek Wisata
Keseriusan Pemkab Pangandaran...
Keseriusan Pemkab Pangandaran Terapkan Protokol Kesehatan di Objek Wisata
Rekomendasi
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
10 Pertandingan Terbaik...
10 Pertandingan Terbaik dalam Sejarah Piala Dunia: Ada Tangan Tuhan Maradona hingga Magis Messi
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved