Ahli UGM: Indonesia Bisa Jadi Episentrum Transmisi COVID-19 Terbesar
Selasa, 22 September 2020 - 16:05 WIB
loading...
A
A
A
Doni menjelaskan jika situasi telah terkendali, maka pembatasan mobilitas sosial bisa kembali dilonggarkan. Namun jika nantinya dijumpai penularan COVID-19 yang meluas lagi, mobilitas penduduk segera dibatasi kembali.
“Ada saatnya kencangkan social distancing dan ada saatnya longgarkan social distancing,” jelasnya.(Baca juga : Mantan Wali Kota Yogyakarta Hery Zudianto Positif COVID-19 )
Doni menambahkan sebenarnya untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, pemerintah telah mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Namun, masyarakat belum terlalu patuh dengan aturan yang dibuat pemerintah.
“Karena itu meminta pemerintah untuk tegas dalam menerapkan kebijakan, terutama implementasi protokol Covid-19 di lapangan agar dilaksanakan secara konsisten,” tandas Direktur Pusat kedokteran Tropis FKKMK UGM tersebut.
“Ada saatnya kencangkan social distancing dan ada saatnya longgarkan social distancing,” jelasnya.(Baca juga : Mantan Wali Kota Yogyakarta Hery Zudianto Positif COVID-19 )
Doni menambahkan sebenarnya untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, pemerintah telah mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Namun, masyarakat belum terlalu patuh dengan aturan yang dibuat pemerintah.
“Karena itu meminta pemerintah untuk tegas dalam menerapkan kebijakan, terutama implementasi protokol Covid-19 di lapangan agar dilaksanakan secara konsisten,” tandas Direktur Pusat kedokteran Tropis FKKMK UGM tersebut.
(nun)
Lihat Juga :