Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:28 WIB
loading...
A
A
A
"Prosedurnya sederhana. Pupuk cukup dicampur air lalu disemprotkan sesuai jadwal aplikasi sehingga mudah diterapkan oleh petani," ujarnya.
Pureplant mengandung berbagai mikroorganisme yang berfungsi membantu proses biologis di dalam tanah, seperti bakteri penambat nitrogen, pelarut fosfat dan kalium, serta mikroba dekomposer. Produk tersebut juga diklaim mengandung zat pengatur tumbuh (fitohormon) yang mendukung pertumbuhan akar, batang, daun, hingga fase pembungaan tanaman.
Selain padi, produk tersebut disebut dapat diaplikasikan pada berbagai komoditas pangan, hortikultura, dan perkebunan, antara lain sawit, kakao, kopi, alpukat, mangga, dan durian.
Melalui program ini, Intani berharap teknologi budidaya berbasis pupuk hayati dapat menjadi salah satu alternatif dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional melalui sistem pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Pureplant mengandung berbagai mikroorganisme yang berfungsi membantu proses biologis di dalam tanah, seperti bakteri penambat nitrogen, pelarut fosfat dan kalium, serta mikroba dekomposer. Produk tersebut juga diklaim mengandung zat pengatur tumbuh (fitohormon) yang mendukung pertumbuhan akar, batang, daun, hingga fase pembungaan tanaman.
Selain padi, produk tersebut disebut dapat diaplikasikan pada berbagai komoditas pangan, hortikultura, dan perkebunan, antara lain sawit, kakao, kopi, alpukat, mangga, dan durian.
Melalui program ini, Intani berharap teknologi budidaya berbasis pupuk hayati dapat menjadi salah satu alternatif dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional melalui sistem pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
(abd)
Lihat Juga :