Pemprov DKI Telusuri Lahan Warga Pinggir Rel Pejompongan yang Terancam Digusur, Pramono: Saya Ingin Memanusiakan Orang
Jum'at, 03 Juli 2026 - 12:41 WIB
loading...
A
A
A
"Tapi yang jelas Jakarta ini selalu dalam membangun Jakarta, saya memang mungkin lebih ingin memanusiakan orang. Termasuk saya tidak pernah membatasi orang datang ke Jakarta," tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Pramono turut menyoroti keterbatasan lahan pemakaman di Jakarta, yang membuat pihaknya terpaksa menerapkan kebijakan makam tumpuk di sejumlah Tempat Pemakaman Umum (TPU).
"Bahkan ketika memindahkan persoalan yang berkaitan dengan TPU untuk apa kuburan-kuburan yang memang sekarang ini dari 81 TPU, 60 lebih harus ditumpuk," tuturnya.
Menyambung persoalan makam, dirinya justru menemukan masalah baru mengenai banyak warga yang tinggal di area pemakaman. Ia menyebut bukan sesuatu hal yang mudah untuk memindahkan warga pemukiman makam ke rumah susun.
"Ternyata memindahkan warga yang tinggal di TPU ke rumah susun saja tidak gampang. Kami harus kemudian memberikan ekstra 6 bulan digratiskan, baru kemudian mereka diwajibkan untuk membayar bulannya," pungkasnya.
Dalam kesempatan itu, Pramono turut menyoroti keterbatasan lahan pemakaman di Jakarta, yang membuat pihaknya terpaksa menerapkan kebijakan makam tumpuk di sejumlah Tempat Pemakaman Umum (TPU).
"Bahkan ketika memindahkan persoalan yang berkaitan dengan TPU untuk apa kuburan-kuburan yang memang sekarang ini dari 81 TPU, 60 lebih harus ditumpuk," tuturnya.
Menyambung persoalan makam, dirinya justru menemukan masalah baru mengenai banyak warga yang tinggal di area pemakaman. Ia menyebut bukan sesuatu hal yang mudah untuk memindahkan warga pemukiman makam ke rumah susun.
"Ternyata memindahkan warga yang tinggal di TPU ke rumah susun saja tidak gampang. Kami harus kemudian memberikan ekstra 6 bulan digratiskan, baru kemudian mereka diwajibkan untuk membayar bulannya," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :