GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:08 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, kesehatan ternak merupakan faktor fundamental dalam menjaga produktivitas sapi perah dan keberlanjutan pasokan susu segar nasional. Oleh karena itu, pengendalian penyakit ternak harus menjadi perhatian bersama seluruh pemangku kepentingan. “Program MBG sebagai momentum strategis untuk memperkuat ekosistem persusuan nasional berbasis koperasi,’ ucapnya.
Melalui peningkatan penyerapan susu segar lokal, program tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian pasar bagi peternak sehingga mendorong peningkatan kualitas produksi dan pengembangan usaha peternakan yang lebih berkelanjutan.
Lihat video: Tepis Isu Penghentian, Pemerintah Pastikan Program MBG Jalan Terus
“Ketika peternak memperoleh kepastian pasar, mereka akan lebih termotivasi untuk meningkatkan kualitas susu, menjaga kesehatan ternak, dan memperbaiki manajemen usaha. Pada akhirnya, hal itu akan berdampak positif terhadap produktivitas dan daya saing sektor persusuan nasional,” katanya.
Selain berperan dalam menghimpun dan menyalurkan produksi susu peternak, koperasi juga memiliki fungsi penting dalam pengujian kualitas susu, penyediaan sarana produksi, layanan kesehatan hewan, pendampingan teknis, hingga penguatan akses pemasaran. Peran tersebut menjadikan koperasi sebagai instrumen utama dalam pemberdayaan peternak rakyat.
Dedi menilai dukungan terhadap Program MBG juga sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan pangan nasional. Susu segar lokal merupakan sumber protein hewani, kalsium, dan berbagai zat gizi penting yang dibutuhkan masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok usia produktif.
Melalui peningkatan penyerapan susu segar lokal, program tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian pasar bagi peternak sehingga mendorong peningkatan kualitas produksi dan pengembangan usaha peternakan yang lebih berkelanjutan.
Lihat video: Tepis Isu Penghentian, Pemerintah Pastikan Program MBG Jalan Terus
“Ketika peternak memperoleh kepastian pasar, mereka akan lebih termotivasi untuk meningkatkan kualitas susu, menjaga kesehatan ternak, dan memperbaiki manajemen usaha. Pada akhirnya, hal itu akan berdampak positif terhadap produktivitas dan daya saing sektor persusuan nasional,” katanya.
Selain berperan dalam menghimpun dan menyalurkan produksi susu peternak, koperasi juga memiliki fungsi penting dalam pengujian kualitas susu, penyediaan sarana produksi, layanan kesehatan hewan, pendampingan teknis, hingga penguatan akses pemasaran. Peran tersebut menjadikan koperasi sebagai instrumen utama dalam pemberdayaan peternak rakyat.
Dedi menilai dukungan terhadap Program MBG juga sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan pangan nasional. Susu segar lokal merupakan sumber protein hewani, kalsium, dan berbagai zat gizi penting yang dibutuhkan masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok usia produktif.
Lihat Juga :