Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Senin, 15 Juni 2026 - 10:28 WIB
loading...
A
A
A
Lihat video: Disambut Hangat Tari Kecak, Presiden Prabowo Resmikan Semangat Baru di Sekolah Bali!
“Kami berharap kolaborasi yang dijalankan melalui Desa Sejahtera Astra tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, tetapi juga menjaga keseimbangan antara kemajuan, pelestarian lingkungan, dan identitas budaya desa agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan untuk hari ini dan masa depan Indonesia," ujarnya, Senin (15/6/2026).
Pada sektor kesehatan, warga bersama kader kesehatan aktif menjalankan berbagai program untuk mendukung kesehatan ibu dan anak. Kegiatannya meliputi layanan Posyandu, edukasi kehamilan, hingga pemberian makanan tambahan secara rutin bagi anak yang mengalami stunting maupun gizi buruk.
Sementara itu, bidang pendidikan difokuskan pada peningkatan kapasitas generasi muda agar mampu berperan dalam pengembangan pariwisata desa. Salah satunya melalui pelatihan bahasa Inggris dan pembekalan kepariwisataan yang diproyeksikan untuk mencetak pemandu lokal bagi wisatawan mancanegara.
Melalui program kelas alam yang diikuti 15 peserta dari tingkat SD hingga SMA/SMK, anak-anak dan remaja di Desa Les mulai terbiasa menggunakan bahasa Inggris dalam aktivitas sehari-hari sehingga lebih percaya diri saat berinteraksi dengan wisatawan.
Upaya pelestarian lingkungan juga menjadi bagian penting dalam pengembangan desa. Masyarakat terlibat dalam kegiatan konservasi dan transplantasi terumbu karang, pengelolaan sampah berbasis warga, serta produksi pupuk kompos.
Melalui program Les Grow, warga didorong untuk mulai memilah sampah dari rumah. Sampah organik berupa daun kemudian diolah menjadi kompos yang dimanfaatkan untuk kebun terpadu milik Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) desa. Sebagian hasil kompos tersebut juga dipasarkan kembali sehingga memberikan nilai ekonomi tambahan bagi masyarakat.
“Kami berharap kolaborasi yang dijalankan melalui Desa Sejahtera Astra tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, tetapi juga menjaga keseimbangan antara kemajuan, pelestarian lingkungan, dan identitas budaya desa agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan untuk hari ini dan masa depan Indonesia," ujarnya, Senin (15/6/2026).
Pada sektor kesehatan, warga bersama kader kesehatan aktif menjalankan berbagai program untuk mendukung kesehatan ibu dan anak. Kegiatannya meliputi layanan Posyandu, edukasi kehamilan, hingga pemberian makanan tambahan secara rutin bagi anak yang mengalami stunting maupun gizi buruk.
Sementara itu, bidang pendidikan difokuskan pada peningkatan kapasitas generasi muda agar mampu berperan dalam pengembangan pariwisata desa. Salah satunya melalui pelatihan bahasa Inggris dan pembekalan kepariwisataan yang diproyeksikan untuk mencetak pemandu lokal bagi wisatawan mancanegara.
Melalui program kelas alam yang diikuti 15 peserta dari tingkat SD hingga SMA/SMK, anak-anak dan remaja di Desa Les mulai terbiasa menggunakan bahasa Inggris dalam aktivitas sehari-hari sehingga lebih percaya diri saat berinteraksi dengan wisatawan.
Upaya pelestarian lingkungan juga menjadi bagian penting dalam pengembangan desa. Masyarakat terlibat dalam kegiatan konservasi dan transplantasi terumbu karang, pengelolaan sampah berbasis warga, serta produksi pupuk kompos.
Melalui program Les Grow, warga didorong untuk mulai memilah sampah dari rumah. Sampah organik berupa daun kemudian diolah menjadi kompos yang dimanfaatkan untuk kebun terpadu milik Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) desa. Sebagian hasil kompos tersebut juga dipasarkan kembali sehingga memberikan nilai ekonomi tambahan bagi masyarakat.
Lihat Juga :