PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
Kamis, 04 Juni 2026 - 18:20 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan aspek keselamatan saat melaksanakan kegiatan di sekitar jaringan listrik.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi ketentuan yang berlaku, menjaga jarak aman dari jaringan listrik, serta segera melaporkan kondisi yang berpotensi membahayakan,” ujar Sumarni.
General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo menegaskan bahwa koordinasi dan bila mengethaui potensi bahaya kelistrikan dapat segera melapor melalui aplikasi PLN Mobile, Contact Center PLN 123, maupun Unit Layanan PLN terdekat. Langkah tersebut bertujuan untuk memastikan setiap kegiatan dapat berlangsung aman, tanpa menimbulkan risiko bagi masyarakat maupun gangguan terhadap pasokan listrik.
“Pencegahan selalu lebih baik daripada penanganan. Karena itu, kewaspadaan dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan menjadi kunci untuk melindungi masyarakat dan menjaga keandalan layanan kelistrikan,” pungkas Sugeng.
Diketahui sebelumnya tiga pemain kesenian Odong-odong tewas tersengat listrik di Kampung Cibeureum, Desa Kertamukti, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Empat pemain lainnya luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi ketentuan yang berlaku, menjaga jarak aman dari jaringan listrik, serta segera melaporkan kondisi yang berpotensi membahayakan,” ujar Sumarni.
General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo menegaskan bahwa koordinasi dan bila mengethaui potensi bahaya kelistrikan dapat segera melapor melalui aplikasi PLN Mobile, Contact Center PLN 123, maupun Unit Layanan PLN terdekat. Langkah tersebut bertujuan untuk memastikan setiap kegiatan dapat berlangsung aman, tanpa menimbulkan risiko bagi masyarakat maupun gangguan terhadap pasokan listrik.
“Pencegahan selalu lebih baik daripada penanganan. Karena itu, kewaspadaan dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan menjadi kunci untuk melindungi masyarakat dan menjaga keandalan layanan kelistrikan,” pungkas Sugeng.
Diketahui sebelumnya tiga pemain kesenian Odong-odong tewas tersengat listrik di Kampung Cibeureum, Desa Kertamukti, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Empat pemain lainnya luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
(shf)
Lihat Juga :