Siapa Bilang Pemprov Jabar Larang Warga Jakarta Plesiran ke Tanah Pasundan

Senin, 21 September 2020 - 11:39 WIB
loading...
Siapa Bilang Pemprov...
Seluruh pengelola objek wisata di Provinsi Jawa Barat wajib membentuk Gugus Tugas COVID-19 serta menyiapkan protokol kesehatan guna menekan potensi penyebaran COVID-19.(Foto/SINDOphoto/Dok)
A A A
BANDUNG - Pemprov Jawa Barat menegaskan, tidak ada larangan bagi warga DKI Jakarta untuk berwisata ke Jabar di tengah lonjakan kasus COVID-19.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar Dedi Taufik menyatakan, hingga saat ini, tidak ada larangan khusus bagi warga Jakarta berwisata ke Jabar. Dia memastikan, warga Jakarta tetap diperbolehkan berwisata di Jabar.

Meski begitu, Dedi mengakui bahwa pihaknya memperketat upaya pencegahan COVID-19 dengan penerapan protokol kesehatan di seluruh objek wisata di Jabar. Dedi juga memastikan, setiap objek wisata di Jabar sudah memiliki gugus tugas pencegahan COVID-19.

"Jakarta memang menjadi epicentrum COVID-19, kita antisipasi dengan penerapan protokol yang lebih ketat di seluruh tempat wisata di Jabar. Jadi, setiap wisatawan wajib menerapkan protokol kesehatan ketat," tegas Dedi, Senin (21/9/2020).

Tidak hanya itu, pihaknya pun terus berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata kabupaten/kota dalam upaya memaksimalkan penerapan protokol pencegahan COVID-19, agar tidak muncul klaster baru akibat aktivitas pariwisata. (BACA JUGA: Pesawat Pengangkut Jenazah Serka Sahlan Ditembak KKB Papua)

Dedi menyadari, larangan berwisata ke Jabar, khususnya bagi warga Jakarta sulit dilakukan. Pasalnya, selama ini, wisatawan lokal yang berkunjung ke Jabar mayoritas berasal dari Jakarta.

Dia mencontohkan aktivitas wisata di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor yang didominasi wisatawan dari Jakarta. Kondisi serupa juga bahkan terjadi di Pangandaran sebagai destinasi wisata pantai favorit di Jabar.

"Jadi, untuk antisipasi kita telah menyiapkan berbagai prosedur dan fasilitas protokol kesehatan termasuk di kawasan destinasi wisata," tegasnya lagi.

Diakui Dedi, kebijakan mengizinkan warga Jakarta berwisata ke Jabar memiliki konsekuensi potensi penularan COVID-19. Meski begitu, dengan pengetatan protokol kesehatan, potensi tersebut diharapkan dapat ditekan maksimal.

"Dan sekarang orang Jakarta mungkin sudah agak riskan bepergian, jadi jumlah wisatawan tidak akan terlalu banyak," imbuhnya.

Lebih lanjut Dedi mengatakan, selama ini sektor pariwisata selalu menjadi andalan pemasukan asli daerah (PAD) Jabar, termasuk menjadi sumber penghidupan bagi banyak orang. Pihaknya tak menghendaki sektor pariwisata yang sudah mulai bergeliat kembali terpukul hanya karena adanya pembatasan akses bagi wisatawan.

"Apalagi, kita sedang berupaya memulihkan sektor pariwisata yang diharapkan dapat bangkit pada akhir Desember 2020. Jadi, ada kelonggaran aktivitas (wisata), tapi kesehatan di kedepankan, itu konsen kami. Terpenting adalah kehati-hatian dan kewaspadaan," tandasnya. (BACA JUGA: Pesawat Pengangkut Jenazah Serka Sahlan Ditembak KKB Papua)

Diketahui, Gubernur Jabar Ridwan sempat mengimbau warga Ibu Kota mengurangi aktivitas wisata ke Jabar selama dua pekan sejak pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Jakarta diberlakukan, Senin (14/9/2020) lalu. Meski begitu, dia menyatakan, hal itu hanyalah imbauan, bukan larangan.

"Bukan larangan, kan kalau larangan pasti ada sanksi. Ini mah imbauan aja bahwa PSBB DKI (Jakarta) membuat namanya pengurangan pergerakan-pergerakan esensial. Kalau pariwisata, saya kira dalam kondisi 14 Hari ini kurangi lah pergerakannya dulu," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil, Kamis (17/9/2020).

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu beralasan, imbauan sengaja disampaikan, agar penerapan PSBB di Jakarta berjalan efektif dalam menekan potensi penularan COVID-19.

"Jangan sampai ketat di dalam Jakarta, tapi ternyata warga Jakarta pada keluar. Ternyata, kasusnya nggak turun karena pergerakannya tidak dibatasi. Jadi, ya lebih pada himbauan," tegasnya. agung bakti sarasa
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Kemenpar Apresiasi BPJPH...
Kemenpar Apresiasi BPJPH atas Kolaborasi Sertifikasi Halal 31.548 UMK Desa Wisata
Caketum HIPMI Reynaldo:...
Caketum HIPMI Reynaldo: Pariwisata Penggerak Ekonomi Nasional
Pesona Desa Wisata di...
Pesona Desa Wisata di Belitung, Menyaksikan Tarsius hingga Makan Bedulang
Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan...
Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pengembangan Desa Wisata Pentingsari Sleman
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Dirjen Imigrasi Minta...
Dirjen Imigrasi Minta Rencana Perluasan Bebas Visa Ditinjau Kembali
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
Rekomendasi
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Dasco: InsyaAllah Pemadaman...
Dasco: InsyaAllah Pemadaman Listrik Tak Terjadi Lagi Pekan Ini
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Berita Terkini
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved