BPDP Gelar Workshop Roemah Kreasi-Nyokelat di Roemah, Dorong UMKM Kakao Naik Kelas
Kamis, 21 Mei 2026 - 13:00 WIB
loading...
A
A
A
Selain program beasiswa, BPDP juga terus mendorong pertumbuhan UMKM berbasis komoditas perkebunan guna meningkatkan nilai tambah produk sekaligus membuka peluang usaha baru.
Workshop Roemah Kreasi-Nyokelat di Roemah dirancang sebagai sarana edukasi publik untuk memperkenalkan proses hilirisasi kakao melalui pengalaman langsung. Peserta tidak hanya mendapatkan materi mengenai sejarah dan potensi kakao Indonesia, tetapi juga mempraktikkan langsung pengolahan minuman cokelat berbasis kakao.
Co-Founder Cokelatin Signature Nugroho Surosoputra menjelaskan bisnis yang dijalankannya berangkat dari ketertarikan terhadap potensi besar kakao Indonesia. “Kami benar-benar jatuh cinta dengan cokelat Indonesia dan kakao Indonesia. Awalnya kami fokus membuat produk, lalu berkembang mempelajari kakao dari hulunya,” katanya.
Indonesia pernah menjadi produsen kakao terbesar ketiga di dunia dan hingga kini masih menjadi produsen terbesar di Asia. Namun demikian, citra cokelat premium selama ini justru lebih melekat pada negara-negara Eropa yang tidak memiliki produksi kakao sebesar Indonesia. “Kalau ke luar negeri oleh-olehnya selalu cokelat. Padahal, Swiss tidak punya banyak tanaman kakao,” katanya.
Dalam sesi edukasi, Nugroho mengatakan, sejarah kakao yang berasal dari tanaman Theobroma cacao yang berarti Food of God atau makanan para dewa. Dia juga memaparkan perbedaan istilah kakao, kokoa, dan cokelat, serta memperkenalkan tiga varietas utama kakao yakni criollo, forastero, dan trinitario.
Menurut dia, varietas criollo atau dikenal sebagai Java Criollo merupakan kakao premium dengan kualitas tinggi dan jumlah yang sangat terbatas. “Criollo ini paling aromatik, paling wangi, dan kualitasnya paling tinggi,” jelasnya.
Nugroho menilai Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan fine flavor cocoa melalui pengolahan pascapanen yang baik, terutama fermentasi dan pengeringan.
Selain sesi edukasi, peserta workshop juga diajak mempraktikkan langsung pembuatan minuman berbasis kakao Indonesia bersama Founder Cokelatin Signature Irena Surosoputra dan Shana yang memiliki keahlian di bidang mixology.
Workshop Roemah Kreasi-Nyokelat di Roemah dirancang sebagai sarana edukasi publik untuk memperkenalkan proses hilirisasi kakao melalui pengalaman langsung. Peserta tidak hanya mendapatkan materi mengenai sejarah dan potensi kakao Indonesia, tetapi juga mempraktikkan langsung pengolahan minuman cokelat berbasis kakao.
Co-Founder Cokelatin Signature Nugroho Surosoputra menjelaskan bisnis yang dijalankannya berangkat dari ketertarikan terhadap potensi besar kakao Indonesia. “Kami benar-benar jatuh cinta dengan cokelat Indonesia dan kakao Indonesia. Awalnya kami fokus membuat produk, lalu berkembang mempelajari kakao dari hulunya,” katanya.
Indonesia pernah menjadi produsen kakao terbesar ketiga di dunia dan hingga kini masih menjadi produsen terbesar di Asia. Namun demikian, citra cokelat premium selama ini justru lebih melekat pada negara-negara Eropa yang tidak memiliki produksi kakao sebesar Indonesia. “Kalau ke luar negeri oleh-olehnya selalu cokelat. Padahal, Swiss tidak punya banyak tanaman kakao,” katanya.
Dalam sesi edukasi, Nugroho mengatakan, sejarah kakao yang berasal dari tanaman Theobroma cacao yang berarti Food of God atau makanan para dewa. Dia juga memaparkan perbedaan istilah kakao, kokoa, dan cokelat, serta memperkenalkan tiga varietas utama kakao yakni criollo, forastero, dan trinitario.
Menurut dia, varietas criollo atau dikenal sebagai Java Criollo merupakan kakao premium dengan kualitas tinggi dan jumlah yang sangat terbatas. “Criollo ini paling aromatik, paling wangi, dan kualitasnya paling tinggi,” jelasnya.
Nugroho menilai Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan fine flavor cocoa melalui pengolahan pascapanen yang baik, terutama fermentasi dan pengeringan.
Selain sesi edukasi, peserta workshop juga diajak mempraktikkan langsung pembuatan minuman berbasis kakao Indonesia bersama Founder Cokelatin Signature Irena Surosoputra dan Shana yang memiliki keahlian di bidang mixology.
Lihat Juga :