Lapas Cipinang Perkuat Sinergi dengan Bareskrim dalam Pengusutan Kasus Vape Etomidate
Jum'at, 15 Mei 2026 - 20:25 WIB
loading...
A
A
A
Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas mengamankan alat komunikasi yang diduga berkaitan dengan perkara dan selanjutnya diserahkan kepada pihak Kepolisian untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Selain itu, Warga Binaan yang diduga terkait langsung ditempatkan di Blok Restoratif guna kepentingan pengamanan, pengawasan, serta pendalaman lebih lanjut sebagai langkah antisipatif dan pengendalian situasi internal.
Wachid menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh proses penegakan hukum dan tidak akan memberikan ruang kompromi terhadap segala bentuk penyimpangan. “Kami langsung bergerak cepat berkoordinasi dan bersinergi dengan Bareskrim Polri untuk mendukung proses pengungkapan perkara ini. Saat ini proses masih terus dikembangkan oleh Bareskrim Polri. Pengamanan internal, razia, dan langkah pengendalian langsung kami lakukan sebagai bentuk keseriusan menjaga keamanan serta integritas pemasyarakatan,” ujar Wachid saat memimpin langsung kegiatan razia bersama jajaran pengamanan di lingkungan blok hunian, Kamis (14/5/2026).
Ia menambahkan bahwa komitmen Zero HALINAR terus diperkuat melalui pengawasan berlapis, deteksi dini, razia rutin, serta penindakan tegas terhadap setiap pelanggaran. “Tidak ada toleransi terhadap narkoba, handphone ilegal, maupun berbagai bentuk penyimpangan lainnya. Jika dalam proses pendalaman ditemukan adanya keterlibatan pihak lain, termasuk petugas, akan kami tindak tegas sesuai aturan dan ketentuan hukum yang berlaku,” tuturnya.
Langkah cepat yang dilakukan Lapas Cipinang menjadi bagian dari implementasi nyata 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya dalam pemberantasan narkoba dan berbagai modus penipuan di lingkungan Lapas dan Rumah Tahanan Negara.
Sebagai bagian dari komitmen keterbukaan informasi publik, Lapas Cipinang memastikan proses penanganan dilakukan secara profesional, proporsional, dan bertanggung jawab dengan tetap mendukung penuh proses penegakan hukum yang berjalan. Langkah tersebut menjadi wujud nyata semangat Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan PRIMA, dalam menjaga muruah institusi dan kepercayaan masyarakat terhadap pemasyarakatan.
Wachid menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh proses penegakan hukum dan tidak akan memberikan ruang kompromi terhadap segala bentuk penyimpangan. “Kami langsung bergerak cepat berkoordinasi dan bersinergi dengan Bareskrim Polri untuk mendukung proses pengungkapan perkara ini. Saat ini proses masih terus dikembangkan oleh Bareskrim Polri. Pengamanan internal, razia, dan langkah pengendalian langsung kami lakukan sebagai bentuk keseriusan menjaga keamanan serta integritas pemasyarakatan,” ujar Wachid saat memimpin langsung kegiatan razia bersama jajaran pengamanan di lingkungan blok hunian, Kamis (14/5/2026).
Ia menambahkan bahwa komitmen Zero HALINAR terus diperkuat melalui pengawasan berlapis, deteksi dini, razia rutin, serta penindakan tegas terhadap setiap pelanggaran. “Tidak ada toleransi terhadap narkoba, handphone ilegal, maupun berbagai bentuk penyimpangan lainnya. Jika dalam proses pendalaman ditemukan adanya keterlibatan pihak lain, termasuk petugas, akan kami tindak tegas sesuai aturan dan ketentuan hukum yang berlaku,” tuturnya.
Langkah cepat yang dilakukan Lapas Cipinang menjadi bagian dari implementasi nyata 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya dalam pemberantasan narkoba dan berbagai modus penipuan di lingkungan Lapas dan Rumah Tahanan Negara.
Sebagai bagian dari komitmen keterbukaan informasi publik, Lapas Cipinang memastikan proses penanganan dilakukan secara profesional, proporsional, dan bertanggung jawab dengan tetap mendukung penuh proses penegakan hukum yang berjalan. Langkah tersebut menjadi wujud nyata semangat Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan PRIMA, dalam menjaga muruah institusi dan kepercayaan masyarakat terhadap pemasyarakatan.
(rca)
Lihat Juga :