Akademisi Dorong Kinerja Satgas Rajawali V di Papua Dievaluasi
Senin, 11 Mei 2026 - 19:14 WIB
loading...
A
A
A
Insiden tersebut pun mengakibatkan ratusan warga sipil mengungsi. Mereka dilaporkan mengungsi ke wilayah lebih aman, seperti Distrik Sinak, Distrik Yambi, dan Kabupaten Mulia, Distrik Ilaga, bahkan hutan belantara.
Pada 15 April, kembali terjadi kontak senjata antara Satgas Rajawali dengan kelompok separatis di Distrik Sinak. Akibatnya, tiga warga sipil mengalami luka. Insiden ini pun memperparah situasi dan mengakibatkan gelombang pengungsian tak terhindarkan.
Belum genap sebulan, tepatnya 7 Mei 2026, kembali terjadi kontak senjata antara kelompok separatis dengan Satgas Rajawali V di Papua Tengah. Kali ini, insiden berlangsung di Kampung Narangkea-Uyawin dan Kampung Uyawin-Winni Mile 69 area Kali Kabur, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika.
Kontak senjata tersebut mengakibatkan enam warga sipil tertembak. Dua di antaranya adalah balita 1 tahun dan anak perempuan 12 tahun.
Pada 15 April, kembali terjadi kontak senjata antara Satgas Rajawali dengan kelompok separatis di Distrik Sinak. Akibatnya, tiga warga sipil mengalami luka. Insiden ini pun memperparah situasi dan mengakibatkan gelombang pengungsian tak terhindarkan.
Belum genap sebulan, tepatnya 7 Mei 2026, kembali terjadi kontak senjata antara kelompok separatis dengan Satgas Rajawali V di Papua Tengah. Kali ini, insiden berlangsung di Kampung Narangkea-Uyawin dan Kampung Uyawin-Winni Mile 69 area Kali Kabur, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika.
Kontak senjata tersebut mengakibatkan enam warga sipil tertembak. Dua di antaranya adalah balita 1 tahun dan anak perempuan 12 tahun.
(rca)
Lihat Juga :