Tirta Bhagasasi Terapkan Efisiensi Energi, Layanan Air Bersih Dipastikan Tetap Jalan
Minggu, 19 April 2026 - 17:23 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Siapa Evelyn N. Wang? Profesor MIT yang Kembangkan Teknologi Ubah Udara Jadi Air Minum
“Produksi air sangat bergantung pada listrik, terutama untuk pengoperasian pompa. Karena itu, kami mencari solusi teknologi yang lebih efisien,” ujar Reza.
Tak hanya dari sisi energi, langkah efisiensi juga akan dikaitkan dengan upaya menekan kebocoran air, memperluas cakupan layanan, serta meningkatkan konsumsi pelanggan.
Dengan pendekatan ini, pengeluaran yang tidak mendesak diharapkan dapat dialihkan ke sektor yang lebih produktif. Hingga kini, Tirta Bhagasasi melayani sekitar 300.000 sambungan pelanggan atau setara dengan 1,5 juta jiwa di Kabupaten Bekasi.
Distribusi air bersih dilakukan selama 24 jam dan telah menjangkau 22 dari 23 kecamatan di wilayah tersebut. Di tengah tekanan efisiensi, perusahaan menegaskan akan tetap menempatkan layanan publik sebagai prioritas utama, sembari menjaga keberlanjutan bisnis ke depan.
“Produksi air sangat bergantung pada listrik, terutama untuk pengoperasian pompa. Karena itu, kami mencari solusi teknologi yang lebih efisien,” ujar Reza.
Tak hanya dari sisi energi, langkah efisiensi juga akan dikaitkan dengan upaya menekan kebocoran air, memperluas cakupan layanan, serta meningkatkan konsumsi pelanggan.
Dengan pendekatan ini, pengeluaran yang tidak mendesak diharapkan dapat dialihkan ke sektor yang lebih produktif. Hingga kini, Tirta Bhagasasi melayani sekitar 300.000 sambungan pelanggan atau setara dengan 1,5 juta jiwa di Kabupaten Bekasi.
Distribusi air bersih dilakukan selama 24 jam dan telah menjangkau 22 dari 23 kecamatan di wilayah tersebut. Di tengah tekanan efisiensi, perusahaan menegaskan akan tetap menempatkan layanan publik sebagai prioritas utama, sembari menjaga keberlanjutan bisnis ke depan.
(shf)
Lihat Juga :