Pengamat: Kemasan Guna Ulang Bisa Jadi Alternatif Solusi Kenaikan Harga Plastik
Senin, 13 April 2026 - 19:20 WIB
loading...
A
A
A
Di tengah kompleksitas situasi saat ini, kemasan guna ulang seperti galon guna ulang atau kemasan isi ulang untuk produk kebutuhan rumah tangga bisa menjadi alternatif untuk dipilih karena harganya cenderung tetap atau tidak naik. Penggunaan galon isi ulang dinilai lebih hemat dan tidak menimbulkan sampah plastik karena lebih ramah lingkungan dibanding galon sekali pakai.
Lihat video: Harga Minyak Melonjak, Harga Plastik Ikut Meroket! 13%
"Sejumlah pengamatan menunjukkan bahwa konsumen tetap memilih galon guna ulang dalam aktivitas sehari-hari untuk kebutuhan rumah tangga dan tempat kerja," kata Praktisi Komunikasi dan Dosen Periklanan Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) Andre Donas, Senin (13/4/2026).
Andre mengatakan, konsumen saat ini tidak hanya ingin air minum yang aman dan higienis tetapi juga memberikan dampak bagi lingkungan. Dia melanjutkan, pemakaian galon guna ulang dinilai menjadi solusi bagi kondisi yang terjadi saat ini.
Peningkatan preferensi pemakaian galon guna ulang juga sejalan dengan survei Pusat Riset Konsumen Ganesha (PRKG). Peneliti Senior Lembaga PRKG, Aan Rusdianto mengungkapkan bahwa kepercayaan masyarakat untuk memakai galon guna ulang berbahan polikarbonat semakin meningkat karena dianggap lebih ramah lingkungan
Aan menuturkan hasil survey kepada organisasi media, perusahaan dan institusi Pemerintah memperlihatkan tingkat pemakaian galon guna ulang di Jakarta, Bekasi, Depok dan Tangerang mencapai 89,36 persen. Sementara hanya 5,32 persen yang masih menggunakan galon sekali pakai sebagai wadah air mereka.
Lihat video: Harga Minyak Melonjak, Harga Plastik Ikut Meroket! 13%
"Sejumlah pengamatan menunjukkan bahwa konsumen tetap memilih galon guna ulang dalam aktivitas sehari-hari untuk kebutuhan rumah tangga dan tempat kerja," kata Praktisi Komunikasi dan Dosen Periklanan Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) Andre Donas, Senin (13/4/2026).
Andre mengatakan, konsumen saat ini tidak hanya ingin air minum yang aman dan higienis tetapi juga memberikan dampak bagi lingkungan. Dia melanjutkan, pemakaian galon guna ulang dinilai menjadi solusi bagi kondisi yang terjadi saat ini.
Peningkatan preferensi pemakaian galon guna ulang juga sejalan dengan survei Pusat Riset Konsumen Ganesha (PRKG). Peneliti Senior Lembaga PRKG, Aan Rusdianto mengungkapkan bahwa kepercayaan masyarakat untuk memakai galon guna ulang berbahan polikarbonat semakin meningkat karena dianggap lebih ramah lingkungan
Aan menuturkan hasil survey kepada organisasi media, perusahaan dan institusi Pemerintah memperlihatkan tingkat pemakaian galon guna ulang di Jakarta, Bekasi, Depok dan Tangerang mencapai 89,36 persen. Sementara hanya 5,32 persen yang masih menggunakan galon sekali pakai sebagai wadah air mereka.
Lihat Juga :