Razia Protokol Kesehatan di Surabaya Dilakukan Non-Stop 24 Jam
Jum'at, 18 September 2020 - 21:39 WIB
loading...
Razia protokol kesehatan terus dilakukan siang dan malam di Kota Surabaya. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
A
A
A
SURABAYA - Razia protokol kesehatan (Prokes ) di tempat-tempat umum masih terus berlanjut, bahkan semakin intensif. Razia prokes pun dilakukan 24 jam di Kota Surabaya.
Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto menuturkan, razia protokol kesehatan tak hanya berlangsung saat pagi atau siang. Namun penertiban ini juga dilakukan saat malam, terutama menyasar ke tempat-tempat yang aktivitas kegiatan dominan pada malam.
"Jadi kalau operasi itu kita laksanakan setiap hari. Kita operasi gabungan bersama TNI dan Polri di enam titik," kata Eddy, Jum'at (19/9/2020).
Sementara saat malam, katanya, operasi gabungan berlangsung secara mobile dari satu tempat ke tempat lain. Sasarannya di warung-warung atau kedai kafe yang biasa digunakan anak-anak nongkrong. "Kalau malam ada tiga regu. Jadi satu regu dari Polrestabes Surabaya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan kita sendiri," ucapnya. (BACA JUGA: Pesawat Pengangkut Jenazah Serka Sahlan Ditembak KKB Papua)
Meski jumlah pelanggar prokes sudah menurun, namun Eddy menyatakan, bahwa masih ada saja beberapa warga yang terjaring karena tidak memakai masker. Nah, jika operasi itu dilaksanakan oleh jajaran Polres, pelanggar prokes itu langsung dilaksanakan sidang di tempat.
Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto menuturkan, razia protokol kesehatan tak hanya berlangsung saat pagi atau siang. Namun penertiban ini juga dilakukan saat malam, terutama menyasar ke tempat-tempat yang aktivitas kegiatan dominan pada malam.
"Jadi kalau operasi itu kita laksanakan setiap hari. Kita operasi gabungan bersama TNI dan Polri di enam titik," kata Eddy, Jum'at (19/9/2020).
Sementara saat malam, katanya, operasi gabungan berlangsung secara mobile dari satu tempat ke tempat lain. Sasarannya di warung-warung atau kedai kafe yang biasa digunakan anak-anak nongkrong. "Kalau malam ada tiga regu. Jadi satu regu dari Polrestabes Surabaya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan kita sendiri," ucapnya. (BACA JUGA: Pesawat Pengangkut Jenazah Serka Sahlan Ditembak KKB Papua)
Meski jumlah pelanggar prokes sudah menurun, namun Eddy menyatakan, bahwa masih ada saja beberapa warga yang terjaring karena tidak memakai masker. Nah, jika operasi itu dilaksanakan oleh jajaran Polres, pelanggar prokes itu langsung dilaksanakan sidang di tempat.
Lihat Juga :