Hotel di Zona Merah Jabar Jadi Pusat Isolasi Pasien COVID-19
Jum'at, 18 September 2020 - 20:07 WIB
loading...
A
A
A
Meski begitu, Dedi mengakui, realisasi program tersebut masih membutuhkan persiapan yang matang, salah satunya persiapan penerapan standar protokol kesehatan khusus untuk perawatan.
"Oleh karenanya, kita belum bisa mengungkapkan jumlah pasti hotel di Jawa Barat yang terlibat dalam program ini," imbuh Dedi.
Untuk diketahui, dari 322 rumah sakit (RS) rujukan COVID-19 di Jabar, ruang isolasi yang tersedia mencapai 4.094 ruangan. Pekan lalu, tingkat keterisiannya sudah mencapai 44,33 persen.
Selain di RS rujukan COVID-19, Jabar juga memiliki sekitar 998 ruang isolasi non-RS yang tersebar di kabupaten/kota di Jabar dan Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jabar yang memiliki kapasitas hingga 600 tempat tidur.
Sementara itu, Ketua PHRI Jabar Herman Muchtar mengaku, masih mendata hotel yang akan beralih fungsi menjadi tempat isolasi pasien COVID-19, termasuk menjadi tempat bagi dokter dan tenaga kesehatan itu.
"Oleh karenanya, kita belum bisa mengungkapkan jumlah pasti hotel di Jawa Barat yang terlibat dalam program ini," imbuh Dedi.
Untuk diketahui, dari 322 rumah sakit (RS) rujukan COVID-19 di Jabar, ruang isolasi yang tersedia mencapai 4.094 ruangan. Pekan lalu, tingkat keterisiannya sudah mencapai 44,33 persen.
Selain di RS rujukan COVID-19, Jabar juga memiliki sekitar 998 ruang isolasi non-RS yang tersebar di kabupaten/kota di Jabar dan Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jabar yang memiliki kapasitas hingga 600 tempat tidur.
Sementara itu, Ketua PHRI Jabar Herman Muchtar mengaku, masih mendata hotel yang akan beralih fungsi menjadi tempat isolasi pasien COVID-19, termasuk menjadi tempat bagi dokter dan tenaga kesehatan itu.
Lihat Juga :