COVID-19 di Bogor Tak Mereda, Bima Bakal Tutup Seluruh Fasilitas Publik
Jum'at, 18 September 2020 - 19:50 WIB
loading...
A
A
A
Untuk menekan meningkatnya kasus COVID-19 akibat mobilitas warga, maka Pemkot Bogor memberlakukan pembatasan jam operasional dan pembatasan jam aktivitas warga di malam hari.
Kepada jajaran aparat wilayah ia meminta untuk All Out dan maksimal turun ke lapangan mengawasi warga, khususnya di waktu-waktu strategis seperti jam makan siang, waktu sore, tempat ngopi dan waktu malam selama dua minggu ke depan. “Silakan berbagi tugas dengan jajaran. Saya bersama Pak wakil akan berbagi tugas dan kita turun setiap hari,” jelas Bima Arya.
Sementara itu, Juru Bicara Pemkot Bogor untuk Siaga Corona, Sri Nowo Retno menyebutkan data terbaru hingga Jumat (12/09/2020) pukul 14.00 WIB, jumlah kasus positif COVID-19 bertambah 23 orang.
"Sehingga total kasus positif di Kota Bogor mendekati angka 1.000 jiwa atau 987 orang. Dengan rincian meninggal 39 orang, selesai isolasi/sembuh 634 orang dan masih sakit atau positif aktif 314 orang," ungkapnya.
Kepada jajaran aparat wilayah ia meminta untuk All Out dan maksimal turun ke lapangan mengawasi warga, khususnya di waktu-waktu strategis seperti jam makan siang, waktu sore, tempat ngopi dan waktu malam selama dua minggu ke depan. “Silakan berbagi tugas dengan jajaran. Saya bersama Pak wakil akan berbagi tugas dan kita turun setiap hari,” jelas Bima Arya.
Sementara itu, Juru Bicara Pemkot Bogor untuk Siaga Corona, Sri Nowo Retno menyebutkan data terbaru hingga Jumat (12/09/2020) pukul 14.00 WIB, jumlah kasus positif COVID-19 bertambah 23 orang.
"Sehingga total kasus positif di Kota Bogor mendekati angka 1.000 jiwa atau 987 orang. Dengan rincian meninggal 39 orang, selesai isolasi/sembuh 634 orang dan masih sakit atau positif aktif 314 orang," ungkapnya.
(wib)
Lihat Juga :