Pemkab Majalengka Didesak Lebih Serius Lagi Tangani Corona
Senin, 04 Mei 2020 - 19:26 WIB
loading...
Perwakilan Relawan menyerahkan bantuan APD kepada Dinkes. Foto: SINDOnews/inin nastain
A
A
A
MAJALENGKA -
Relawan Jabar Baik Majalengka meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka lebih optimal menangani wabah virus Corona (COVID-19). Komando penanganan dinilai menjadi salah satu masalah yang mendesak untuk diselesaikan.
"Perlu segera komando protokolnya. Agar semua menyikapi kasus ini dengan standard yang sama. Jangan sampai protokol yang bergerak karena pemahaman masing-masing, kumaha uing wae," kata salah satu inisiator Relawan Jabar Baik Majalengka, Pepep Saeful Hidayat kepada Tim Gugus Tugas, saat penyerahan bantuan APD di kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Majalengka, Senin (4/5/2020).
Menurut dia, saat ini belum ada pemegang komando yang tegas di Majalengka. Hal ini berakibat pada kurang optimalnya penanganan di tingkat desa.
Di luar itu, Relawan juga berharap Dinas Kesehatan (Dinkes) yang merupakan bagian dari Tim Gugus Tugas bisa lebih fokus lagi melaksanakan tugas. Dinkes tidak perlu repot dengan permasalahan lain di luar masalah kesehatan.
Hal ini penting terlebih besok sudah diterapkan pembatasan social berskala besar (PSBB). "PSBB itu pasti akan menimbulkan problem baru. Bantua sosial, biarkan yang laih. Dinkes tetap fokus pada penanganan kesehatan," jelas dia. (Baca : Relawan Jabar Baik Majalengka Salurkan APD dari FIF untuk Tenaga Kesehatan)
Relawan Jabar Baik Majalengka meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka lebih optimal menangani wabah virus Corona (COVID-19). Komando penanganan dinilai menjadi salah satu masalah yang mendesak untuk diselesaikan.
"Perlu segera komando protokolnya. Agar semua menyikapi kasus ini dengan standard yang sama. Jangan sampai protokol yang bergerak karena pemahaman masing-masing, kumaha uing wae," kata salah satu inisiator Relawan Jabar Baik Majalengka, Pepep Saeful Hidayat kepada Tim Gugus Tugas, saat penyerahan bantuan APD di kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Majalengka, Senin (4/5/2020).
Menurut dia, saat ini belum ada pemegang komando yang tegas di Majalengka. Hal ini berakibat pada kurang optimalnya penanganan di tingkat desa.
Di luar itu, Relawan juga berharap Dinas Kesehatan (Dinkes) yang merupakan bagian dari Tim Gugus Tugas bisa lebih fokus lagi melaksanakan tugas. Dinkes tidak perlu repot dengan permasalahan lain di luar masalah kesehatan.
Hal ini penting terlebih besok sudah diterapkan pembatasan social berskala besar (PSBB). "PSBB itu pasti akan menimbulkan problem baru. Bantua sosial, biarkan yang laih. Dinkes tetap fokus pada penanganan kesehatan," jelas dia. (Baca : Relawan Jabar Baik Majalengka Salurkan APD dari FIF untuk Tenaga Kesehatan)
Lihat Juga :