424 Destinasi Wisata di Jateng Kantongi Izin Buka di Masa Pandemi COVID-19

loading...
424 Destinasi Wisata di Jateng Kantongi Izin Buka di Masa Pandemi COVID-19
424 destinasi atau 61 persen dari total seluruh obyek wisata di Jateng telah mengantongi izin buka pada masa pandemi COVID-19. Foto/Istimewa
SEMARANG - Dinas Keemudaaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah menyebutkan ada 424 destinasi atau 61 persen dari total seluruh objek wisata di Jateng, telah mengantongi izin buka pada masa pandemi COVID-19. Sementara, terdapat 51 destinasi wisata yang sedang mengajukan izin buka.

Destinasi wisata yang tersebar di 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah saat ini berjumlah sekitar 690 destinasi. Oleh karena itu, Dinporapar Jateng dengan menggandeng Satpol PP terus mengawasi segala kegiatan wisata yang telah mengantongi izin buka atau operasional. (BACA JUGA:Empat Anggota DPRD DIY Positif COVID-19, Gedung Dewan Ditutup)

“Jika ada destinasi wisata yang buka tetapi tidak menerapkan protokol kesehatan, bisa langsung ditutup saat itu juga,” kata Kepala Disporapar Jateng Sinoeng Rachmadi dalam diskusi bertema Mengembangkan Paradigma Pariwisata, Kamis (17/9/2020).

“Untuk destinasi wisata yang telah mengajukan izin buka dan sudah menggelar simulasi akan dievaluasi untuk mendapat rekomendasi,” ujar dia. (BACA JUGA:Rekonstruksi Penyerangan Pasar Kliwon, 8 Tersangka Peragakan 77 Adegan)



Sinoeng mengatakan, pihaknya memastikan tetap memantau tempat-tempat wisata yang buka dengan penerapan protokol kesehatan. “Yang teledor, tak menerapkan protokol kesehatan, akan kami kirimi surat peringatan. Surat peringatan itu berisi penutupan satu hari untuk dievaluasi. Kalau belum berbenah, ya ditutup terus. Kerja sama dengan Satpol PP gencar masuk ke tempat wisata. Yang tidak taat protokol kesehatan, langsung ditutup,” tutur Sinoeng.

Oleh sebab itu, pihaknya meminta kerja sama dengan pengelola tempat wisata yang sudah mendapat rekomendasi beroperasi di masa pandemi untuk tetap patuh. (BACA JUGA:Tradisi Potong Rambut Gimbal Pada Puncak Dieng Culture Festival 2020)

Sementara itu, kalangan DPRD Jateng mengusulkan untuk membuat paket wisata satu hari penuh. Paket wisata tersebut bisa dilakukan dengan menggandeng para pegiat pariwisata di Jawa Tengah.



“Harus ada inovasi dan kreasi dari Dinporapar Jateng bersama para pelaku wisata di provinsi ini, untuk menggerakkan pariwisata di masa pandemi. karena selama hampir enam bulan ini sektor pariwisata lumpuh seketika karena dihantam pandemi COVID-19,” ungkap Sekretaris Komisi B DPRD Jateng Muhammad Ngainirrichadl.

Dia mencontohkan paket-paket wisata Jateng yang bisa dilakukan dalam sehari seperti paket wisata one day tour, mulai dari Semarang ke Solo dan berakhir di Telaga Sarangan.

“Namun inovasi pariwisata lainnya hendaknya juga bisa menerapkan wisata dengan konsep sekolah alam. Yakni, mengajarkan kepada anak-anak tentang edukasi pariwisata yang sehat dan aman,” ujar dia.
(awd)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top