Pandemi COVID-19, Festival Kota Lama Semarang 2020 Dikemas Virtual
Kamis, 17 September 2020 - 13:22 WIB
loading...
Salah satu event budaya di kawasan Kota Lama Semarang. Festival Kota Lama 2020 dikemas secara virtual. Foto :SINDOnews/Ahmad Antoni
A
A
A
SEMARANG - Festival Kota Lama (FKL) Semarang tahun 2020 digelar dengan kemasan virtual. Hal ini sesuai dengan imbauan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo , agar kegiatan yang melibatkan banyak orang dibikin secara virtual, untuk menghindari penularan COVID-19.
Semula, kegiatan ini akan dihelat secara offline selama 11 hari dari tanggal 17-27 September 2020. Dengan konsep yang dibikin secara virtual, maka gelaran FKL 2020 bertema "Kuno, Kini, Nanti" akan dimulai pada Jumat 18 September 2020, mulai pukul 19.00, dengan acara utama konser yang disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube Mahkota Enterprise.
Ketua Panitia FKL 2020 Yeru Salimianto mengatakan, acara ini tetap berlangsung hanya saja dalam kemasan virtual. Ia menyebut, acara ini berfokus pada live streaming concert, yang akan digelar di area Parkir New PRPP Semarang. (Baca juga : Kota Lama Semarang Resmi Jadi Cagar Budaya Nasional )
"Kami memahami imbauan Gubernur dan mendukung upaya pencegahan,penyebaran virus corona. Penyelenggaraan secara virtual dan fokus pada Live streaming concert merupakan solusi terbaik. FKL 2020 tetap berlangsung, tapi upaya pencegahan virus juga tetap dijalankan," ucap Salimianto, Kamis (17/9/2020).
Ia menjelaskan, untuk rangkaian kegiatan FKL 2020 seperti Pasar Sentiling atau Walking Tour Kota Lama, akan digelar setelah kondisi kondusif. (Baca juga : Cegah COVID-19, Jateng Optimalkan Jogo Tonggo dan Operasi Yustisi )
Menurutnya, putusan menggelar FKL secara virtual telah dikonsultasikan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Sebelumnya, Ganjar Pranowo menyoroti penyelenggaraan FKL 2020. Ia menginstruksikan, agar kegiatan ini lebih dialihkan konsepnya menjadi virtual.
"Sampai pagi ini saya masih dimintai masukan terhadap beberapa event umpamanya Festival Kota Lama, seumpama anda bisa virtual, Go, tapi kalau masih ada pengumpulan massa, No," ujar Ganjar saat menjadi inspektur upacara pada Gelar Operasi Yustisi Penegakan Protokol Kesehatan di Balaikota Semarang, Rabu (16/9/2020).
Semula, kegiatan ini akan dihelat secara offline selama 11 hari dari tanggal 17-27 September 2020. Dengan konsep yang dibikin secara virtual, maka gelaran FKL 2020 bertema "Kuno, Kini, Nanti" akan dimulai pada Jumat 18 September 2020, mulai pukul 19.00, dengan acara utama konser yang disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube Mahkota Enterprise.
Ketua Panitia FKL 2020 Yeru Salimianto mengatakan, acara ini tetap berlangsung hanya saja dalam kemasan virtual. Ia menyebut, acara ini berfokus pada live streaming concert, yang akan digelar di area Parkir New PRPP Semarang. (Baca juga : Kota Lama Semarang Resmi Jadi Cagar Budaya Nasional )
"Kami memahami imbauan Gubernur dan mendukung upaya pencegahan,penyebaran virus corona. Penyelenggaraan secara virtual dan fokus pada Live streaming concert merupakan solusi terbaik. FKL 2020 tetap berlangsung, tapi upaya pencegahan virus juga tetap dijalankan," ucap Salimianto, Kamis (17/9/2020).
Ia menjelaskan, untuk rangkaian kegiatan FKL 2020 seperti Pasar Sentiling atau Walking Tour Kota Lama, akan digelar setelah kondisi kondusif. (Baca juga : Cegah COVID-19, Jateng Optimalkan Jogo Tonggo dan Operasi Yustisi )
Menurutnya, putusan menggelar FKL secara virtual telah dikonsultasikan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Sebelumnya, Ganjar Pranowo menyoroti penyelenggaraan FKL 2020. Ia menginstruksikan, agar kegiatan ini lebih dialihkan konsepnya menjadi virtual.
"Sampai pagi ini saya masih dimintai masukan terhadap beberapa event umpamanya Festival Kota Lama, seumpama anda bisa virtual, Go, tapi kalau masih ada pengumpulan massa, No," ujar Ganjar saat menjadi inspektur upacara pada Gelar Operasi Yustisi Penegakan Protokol Kesehatan di Balaikota Semarang, Rabu (16/9/2020).
Lihat Juga :