Ibas Ajak Perkuat Ekonomi Syariah Berkeadilan untuk Indonesia Sejahtera
Selasa, 03 Maret 2026 - 20:09 WIB
loading...
A
A
A
Aspirasi lain disampaikan Sumartono, dosen Universitas Doktor Nugroho Magetan, yang mengungkapkan masih adanya kesulitan masyarakat desa dalam mengakses pembiayaan KUR meskipun secara regulasi persyaratan dinilai mudah.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Ibas menekankan pentingnya peningkatan literasi keuangan, pendampingan usaha, serta pembentukan komunitas pendamping bagi masyarakat yang ingin mengakses pembiayaan perbankan. Ia juga mendorong kampus dan lembaga pendidikan untuk tidak hanya menghasilkan lulusan akademis, tetapi juga generasi yang siap menciptakan lapangan kerja melalui kewirausahaan berbasis nilai syariah.
“Kampus, dosen, dan pelaku usaha harus menjadi motor edukasi ekonomi syariah. Anak muda jangan hanya mencari pekerjaan, tetapi juga berani menciptakan usaha yang memberi manfaat bagi masyarakat,” tandasnya.
Lebih lanjut, ia menilai peluang ekonomi syariah di Indonesia sangat besar mengingat mayoritas penduduk memiliki kedekatan nilai dengan prinsip ekonomi berbasis keadilan dan keberlanjutan.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Ibas menekankan pentingnya peningkatan literasi keuangan, pendampingan usaha, serta pembentukan komunitas pendamping bagi masyarakat yang ingin mengakses pembiayaan perbankan. Ia juga mendorong kampus dan lembaga pendidikan untuk tidak hanya menghasilkan lulusan akademis, tetapi juga generasi yang siap menciptakan lapangan kerja melalui kewirausahaan berbasis nilai syariah.
“Kampus, dosen, dan pelaku usaha harus menjadi motor edukasi ekonomi syariah. Anak muda jangan hanya mencari pekerjaan, tetapi juga berani menciptakan usaha yang memberi manfaat bagi masyarakat,” tandasnya.
Lebih lanjut, ia menilai peluang ekonomi syariah di Indonesia sangat besar mengingat mayoritas penduduk memiliki kedekatan nilai dengan prinsip ekonomi berbasis keadilan dan keberlanjutan.
(shf)
Lihat Juga :