Jokowi Ditanya 10 Pertanyaan oleh Penyidik saat Diperiksa di Polresta Solo
Rabu, 11 Februari 2026 - 23:18 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Jokowi Kembali Diperiksa di Polresta Surakarta Terkait Kasus Tudingan Ijazah Palsu
Lebih jauh diungkapkan, pertanyaan yang diajukan kebanyakan seputar proses perkuliahan Jokowi di UGM. Pertanyaan pertanyaan itu, sifatnya hanya pendalaman-pendalaman dari seluruh keterangan yang sudah diberikan sebelumnya.
"Contohnya mengenai pada saat pembuatan skripsi dulu seperti apa dan dari Pak Jokowi menjelaskan juga alurnya seperti apa. Itu nanti akan digunakan oleh para penyedik tentunya untuk nanti dilimpahkan juga ke kejaksanaan," ucapnya.
Pihaknya juga sempat menanyakan kepada penyidik mengenai proses selanjutnya. Yacob Hasibuan menyebut para penyidik akan melengkapi semua keterangan-keterangan yang dibutuhkan dan alat-alat bukti lainnya. Setelah itu nanti akan dilimpahkan kepada kejaksaan.
Dalam pemeriksaan kali ini, pihak Jokowi tidak memberikan bukti tambahan. "Kalau dari kami tidak ada, tapi tentunya itu adalah wewenang penuh dari para penyidik untuk mengumpulkan alat-alat bukti yang dirasa perlu," terangnya.
Dikatakan, ada kemungkinan terdapat barang-barang bukti lainnya. Sebab pada pekan ini para penyidik masih berada di Solo dan Yogyakarta.
"Jadi masih mungkin saja ada barang-barang bukti tambahan, tapi itu tentunya wewenang para penyidik dan bukan wewenang kami," tegasnya.
Lebih jauh diungkapkan, pertanyaan yang diajukan kebanyakan seputar proses perkuliahan Jokowi di UGM. Pertanyaan pertanyaan itu, sifatnya hanya pendalaman-pendalaman dari seluruh keterangan yang sudah diberikan sebelumnya.
"Contohnya mengenai pada saat pembuatan skripsi dulu seperti apa dan dari Pak Jokowi menjelaskan juga alurnya seperti apa. Itu nanti akan digunakan oleh para penyedik tentunya untuk nanti dilimpahkan juga ke kejaksanaan," ucapnya.
Pihaknya juga sempat menanyakan kepada penyidik mengenai proses selanjutnya. Yacob Hasibuan menyebut para penyidik akan melengkapi semua keterangan-keterangan yang dibutuhkan dan alat-alat bukti lainnya. Setelah itu nanti akan dilimpahkan kepada kejaksaan.
Dalam pemeriksaan kali ini, pihak Jokowi tidak memberikan bukti tambahan. "Kalau dari kami tidak ada, tapi tentunya itu adalah wewenang penuh dari para penyidik untuk mengumpulkan alat-alat bukti yang dirasa perlu," terangnya.
Dikatakan, ada kemungkinan terdapat barang-barang bukti lainnya. Sebab pada pekan ini para penyidik masih berada di Solo dan Yogyakarta.
"Jadi masih mungkin saja ada barang-barang bukti tambahan, tapi itu tentunya wewenang para penyidik dan bukan wewenang kami," tegasnya.
Lihat Juga :