Penculikan Anak di Tamansari Jakbar Satu Jaringan dengan Kasus Bilqis
Minggu, 08 Februari 2026 - 15:33 WIB
loading...
A
A
A
"Sebenarnya ini ada garis merahnya. WN itu kenal juga sama tersangka kasus Bilqis. Karena mereka pernah berdua sama-sama ke rumahnya WN di Jawa. Sebenarnya ada tali benang merahnya," ujarnya, Minggu (8/2/2026).
Dari pengembangan kasus, polisi memetakan jaringan perdagangan anak yang beroperasi lintas daerah, mulai dari Jakarta, Jawa Tengah, hingga ke wilayah pedalaman Sumatera. Dalam mata rantai tersebut, tersangka EM berperan sebagai pengepul di Jambi dan menjadi pihak yang mengajukan permintaan anak kepada WN.
Permintaan itu berasal dari LN (36), sosok perantara yang menyalurkan anak-anak ke wilayah Suku Anak Dalam (SAD). Nama LN bukan figur asing bagi penyidik karena sempat muncul dalam pengusutan kasus Bilqis meski saat itu belum berhasil diamankan.
"Permintaannya dari E. E dapatnya dari LN. Nah, inisial LN sebenarnya sudah lama juga ada itu di perkaranya Bilqis. Cuma kan memang tidak diamankan (saat itu)," katanya.
Polisi juga mengungkap fakta mengejutkan lain. Jaringan dalam kasus RZA dan Bilqis sejatinya berasal dari satu kelompok besar yang sama. Namun, kelompok tersebut pecah akibat konflik internal yang diduga dipicu persoalan pembagian keuntungan.
Dari pengembangan kasus, polisi memetakan jaringan perdagangan anak yang beroperasi lintas daerah, mulai dari Jakarta, Jawa Tengah, hingga ke wilayah pedalaman Sumatera. Dalam mata rantai tersebut, tersangka EM berperan sebagai pengepul di Jambi dan menjadi pihak yang mengajukan permintaan anak kepada WN.
Permintaan itu berasal dari LN (36), sosok perantara yang menyalurkan anak-anak ke wilayah Suku Anak Dalam (SAD). Nama LN bukan figur asing bagi penyidik karena sempat muncul dalam pengusutan kasus Bilqis meski saat itu belum berhasil diamankan.
"Permintaannya dari E. E dapatnya dari LN. Nah, inisial LN sebenarnya sudah lama juga ada itu di perkaranya Bilqis. Cuma kan memang tidak diamankan (saat itu)," katanya.
Polisi juga mengungkap fakta mengejutkan lain. Jaringan dalam kasus RZA dan Bilqis sejatinya berasal dari satu kelompok besar yang sama. Namun, kelompok tersebut pecah akibat konflik internal yang diduga dipicu persoalan pembagian keuntungan.
Lihat Juga :