Penculikan Anak di Tamansari Jakbar Satu Jaringan dengan Kasus Bilqis
Minggu, 08 Februari 2026 - 15:33 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, praktik perdagangan anak ini dijalankan layaknya bisnis gelap murni dengan mekanisme permintaan dan penawaran. Nilai jual anak meningkat tajam seiring bertambahnya jumlah perantara hingga mencapai pembeli terakhir.
Dalam kasus RZA, ibu kandung korban berinisial IJ tega menjual anaknya dengan harga Rp17,5 juta. Namun, nilai tersebut melonjak drastis setelah korban berpindah tangan dari satu calo ke calo lain hingga tiba di Jambi.
"Ya supply and demand lah. Makanya semakin banyak piramidnya ya semakin kecil makin ke bawah itu nilainya. Makanya Bilqis kan di paling bawah cuma Rp3 juta? Setelah sampai ujungnya (LN) berapa tuh? 80-an juta," kata Egy.
Kasus Bilqis sempat menyita perhatian nasional setelah bocah berusia 4 tahun asal Makassar itu ditemukan di hutan pedalaman Jambi. Dalam kasus tersebut, empat orang menjadi tersangka di antaranya Sri Yuliana (SY) serta pasangan suami istri Adit Saputra (AS) dan Meriana (MA) yang diduga telah memperdagangkan 9 anak melalui perantara berinisial L.
Dalam kasus RZA, ibu kandung korban berinisial IJ tega menjual anaknya dengan harga Rp17,5 juta. Namun, nilai tersebut melonjak drastis setelah korban berpindah tangan dari satu calo ke calo lain hingga tiba di Jambi.
"Ya supply and demand lah. Makanya semakin banyak piramidnya ya semakin kecil makin ke bawah itu nilainya. Makanya Bilqis kan di paling bawah cuma Rp3 juta? Setelah sampai ujungnya (LN) berapa tuh? 80-an juta," kata Egy.
Kasus Bilqis sempat menyita perhatian nasional setelah bocah berusia 4 tahun asal Makassar itu ditemukan di hutan pedalaman Jambi. Dalam kasus tersebut, empat orang menjadi tersangka di antaranya Sri Yuliana (SY) serta pasangan suami istri Adit Saputra (AS) dan Meriana (MA) yang diduga telah memperdagangkan 9 anak melalui perantara berinisial L.
(jon)
Lihat Juga :