Gelar Konser Amal, 100 Musisi Heal Sumatra Salurkan Bantuan Rp17 Miliar untuk Korban Bencana
Jum'at, 06 Februari 2026 - 22:09 WIB
loading...
A
A
A
Pasca banjir, RSUD Aceh Tamiang telah kembali beroperasi secara bertahap dengan memprioritaskan layanan kegawatdaruratan dan pelayanan medis dasar. Namun demikian, beberapa unit layanan penunjang, termasuk Poli Gigi, masih mengalami keterbatasan akibat kerusakan sarana dan prasarana, peralatan medis yang terdampak lumpur, serta terbatasnya sumber daya pendukung. 100 Musisi Heal Sumatra terlibat dalam pemulihan operasional dan penyaluran alat-alat medis ke RSUD Tamiang
Di Langsa, RSUD Kota Langsa memiliki peran strategis sebagai rumah sakit rujukan bagi Kota Langsa dan wilayah sekitarnya, termasuk Aceh Tamiang dan Aceh Timur. Namun, pasca bencana banjir, layanan rumah sakit berpotensi mengalami gangguan akibat keterbatasan infrastruktur pendukung, terutama sistem kelistrikan yang sangat menentukan operasional layanan kritis seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Intensive Care Unit (ICU), dan kamar operasi. Dalam konteks tersebut, 100 Musisi Heal Sumatra telah mengambil langkah responsif melalui inisiatif revitalisasi pelayanan kesehatan di RSUD Kota Langsa. Inisiatif ini bertujuan memastikan layanan kesehatan dapat kembali berjalan secara optimal dan berkelanjutan pasca bencana
Dukungan Trauma Healing dan Layanan Pendidikan Dasar Sebagai respon awal pada fase tanggap darurat, 100 Musisi Heal Sumatra akan menerjunkan relawan ke lokasi bencana yang telah dibekali keterampilan Psychological First Aid (PFA) untuk memberikan dukungan psikologis dasar kepada penyintas.
Dengan begitu, PFA dapat membantu masyarakat terdampak dalam memulihkan kondisi psikologis dan sosial akibat bencana, khususnya pada kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, perempuan, lansia, difabel, serta keluarga yang terdampak secara langsung. Diharapkan program ini dapat mencegah meningkatnya kasus gangguan jiwa, baik secara kuantitas maupun kualitas.
Di Langsa, RSUD Kota Langsa memiliki peran strategis sebagai rumah sakit rujukan bagi Kota Langsa dan wilayah sekitarnya, termasuk Aceh Tamiang dan Aceh Timur. Namun, pasca bencana banjir, layanan rumah sakit berpotensi mengalami gangguan akibat keterbatasan infrastruktur pendukung, terutama sistem kelistrikan yang sangat menentukan operasional layanan kritis seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Intensive Care Unit (ICU), dan kamar operasi. Dalam konteks tersebut, 100 Musisi Heal Sumatra telah mengambil langkah responsif melalui inisiatif revitalisasi pelayanan kesehatan di RSUD Kota Langsa. Inisiatif ini bertujuan memastikan layanan kesehatan dapat kembali berjalan secara optimal dan berkelanjutan pasca bencana
Dukungan Trauma Healing dan Layanan Pendidikan Dasar Sebagai respon awal pada fase tanggap darurat, 100 Musisi Heal Sumatra akan menerjunkan relawan ke lokasi bencana yang telah dibekali keterampilan Psychological First Aid (PFA) untuk memberikan dukungan psikologis dasar kepada penyintas.
Dengan begitu, PFA dapat membantu masyarakat terdampak dalam memulihkan kondisi psikologis dan sosial akibat bencana, khususnya pada kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, perempuan, lansia, difabel, serta keluarga yang terdampak secara langsung. Diharapkan program ini dapat mencegah meningkatnya kasus gangguan jiwa, baik secara kuantitas maupun kualitas.
(cip)
Lihat Juga :