Resahkan Masyarakat, Komplotan Perampok Mini Market Digulung
Kamis, 17 September 2020 - 05:25 WIB
loading...
A
A
A
Tersangka lebih suka mencuri rokok, karena mudah dijual kembali. Selain rokok, tersangka menggasak pampers dan susu bayi. Mereka rata-rata memilih waktu dini hari, memanfaatkan situasi sepi. "Kita tidak survei, tapi langsung ke TKP. Barang-barang curian, ada yang kita pakai sendiri dan ada yang dijual kembali. Rokok misalnya, saya pakai sendiri dan juga dijual," tutur HR.
Kenapa tersangka bisa tertangkap? awalnya setelah berhasil membobol mini market di pinggir jalur Pantura, Desa Pasar Banggi, Rembang , pada bulan Agustus lalu, karyawan mini market merasa geram. Apalagi nilai kerugian akibat pencurian kala itu, ditaksir mencapai Rp25 juta.
Mereka setiap malam sengaja tidur di dalam mini market, untuk menjebak tersangka, karena dimungkinkan suatu saat akan datang lagi. Abdul Kholiq, kepala toko minimarket di Desa Pasar Banggi, Rembang , menyatakan prediksi itu ternyata benar. Rabu (2/9/2020) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, ia mendengar suara mencurigakan, kemungkinan atap seng dibuka pelaku pencuri.
Yakin ada pencuri, Kholiq langsung menelepon atasannya dan aparat kepolisian. Ketika polisi tiba, mendapati mobil pencuri di halaman minimarket, ditangkap satu orang di dalam mobil, berinisial BAP yang berperan mengawasi situasi. Setelah itu, menyusul dibekuk HR di atap plafon, yang memilih menyerahkan diri. Percobaan pencurian untuk kali kedua di tempat yang sama, akhirnya berujung penangkapan.
"Tidak sempat dihakimi warga, soalnya cepat sekali. Tertangkap, kemudian diamankan polisi. Ya sekarang merasa lega, pencurinya sudah tertangkap. Muda-mudahan tidak ada kejadian lagi," ujar Kholiq. (Baca juga: Seorang Napi Tiba-tiba Tewas, Lapas Blitar Curigai COVID-19 )
Kenapa tersangka bisa tertangkap? awalnya setelah berhasil membobol mini market di pinggir jalur Pantura, Desa Pasar Banggi, Rembang , pada bulan Agustus lalu, karyawan mini market merasa geram. Apalagi nilai kerugian akibat pencurian kala itu, ditaksir mencapai Rp25 juta.
Mereka setiap malam sengaja tidur di dalam mini market, untuk menjebak tersangka, karena dimungkinkan suatu saat akan datang lagi. Abdul Kholiq, kepala toko minimarket di Desa Pasar Banggi, Rembang , menyatakan prediksi itu ternyata benar. Rabu (2/9/2020) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, ia mendengar suara mencurigakan, kemungkinan atap seng dibuka pelaku pencuri.
Yakin ada pencuri, Kholiq langsung menelepon atasannya dan aparat kepolisian. Ketika polisi tiba, mendapati mobil pencuri di halaman minimarket, ditangkap satu orang di dalam mobil, berinisial BAP yang berperan mengawasi situasi. Setelah itu, menyusul dibekuk HR di atap plafon, yang memilih menyerahkan diri. Percobaan pencurian untuk kali kedua di tempat yang sama, akhirnya berujung penangkapan.
"Tidak sempat dihakimi warga, soalnya cepat sekali. Tertangkap, kemudian diamankan polisi. Ya sekarang merasa lega, pencurinya sudah tertangkap. Muda-mudahan tidak ada kejadian lagi," ujar Kholiq. (Baca juga: Seorang Napi Tiba-tiba Tewas, Lapas Blitar Curigai COVID-19 )
Lihat Juga :