Risma Tuntaskan Laboratorium Tes Swab Gratis, PDIP Beri Apresiasi

loading...
Risma Tuntaskan Laboratorium Tes Swab Gratis, PDIP Beri Apresiasi
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini meresmikan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) yang berada di Jalan Gayungsari, Surabaya. Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
A+ A-
BLITAR - Anggota Fraksi PDIP DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah, mengapresiasi kinerja Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini yang telah menuntaskan pembangunan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) yang berada di Jalan Gayungsari, Surabaya.

(Baca juga: Seorang Napi Tiba-tiba Tewas, Lapas Blitar Curigai COVID-19)

Di laboratorium tersebut, warga Surabaya bisa mengakses layanan uji usap (swab) secara gratis untuk deteksi COVID-19. Adapun warga luar Surabaya hanya membayar Rp120.000.

"Bravo! Kinerja Pemerintah Kota di bawah kepemimpinan Bu Risma (Tri Rismaharini) dalam membangun Labkesda ini sungguh luar biasa. Kerja konkrit melawan persebaran COVID-19, kerja nyata melindungi warga Surabaya. Ke depan, Labkesda ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam rangka peningkatan derajat kesehatan masyarakat Surabaya," ujar Khusnul, Rabu (16/9/2020).

Ketua Komisi D DPRD Surabaya ini menjelaskan, pihaknya juga telah melihat kondisi Labkesda tersebut dalam sidak lapangan pada 27 Agustus 2020. Sidak tersebut bertujuan memeriksa kesiapan serta keamanan gedung laboratorium yang mempunyai kapasitas pemeriksaan sampel 2.000-4.000 sampel uji swab per harinya. "Semua itu kita lakukan untuk memastikan layanan kesehatan masyarakat ini dapat berjalan dengan semestinya. Semuanya sudah oke," imbuh Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya itu.



(Baca juga: Wanita-wanita Seksi Pemandu Lagu Terjaring Razia Masker)

Khusnul menambahkan, kunci penanganan COVID-19 adalah tes, tracing (penelusuran), treatment, dan isolasi. Keberadaan tes swab gratis ini memudahkan deteksi persebaran COVID-19, sehingga bisa dengan cepat dilakukan tracing, treatment, dan isolasi.

"Apalagi ini sistemnya kan sudah terintegrasi ya. Warga yang positif bisa segera dilakukan langkah-langkah penelusuran, di-treatment sesuai protokol, dan bila dimungkinkan ada isolasi di fasilitas yang disediakan Pemkot Surabaya," jelasnya. (Baca juga: Hanya Bisa Mengekor, Riau Dinilai Gagal Tangani COVID-19)

Sementara itu, Tri Rismaharini berharap dengan dibukanya laboratorium ini dapat segera memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Surabaya. "Mudah-mudahan ini bisa bermanfaatkan untuk siapa saja. Dengan adanya laboratorium ini, diharapkan penyakitnya tidak nambah, tapi diharapkan akan semakin turun," ujar Risma.
(eyt)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top