Menggugurkan Dua Pemenang, Pemilihan Anggota BPD Diduga Sarat KKN

Senin, 04 Mei 2020 - 16:41 WIB
loading...
Menggugurkan Dua Pemenang,...
Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Anggota BPD. Foto/SINDOnews/NovanWijaya
A A A
KAYUAGUNG - Pemilihan anggota Badan Permusyawarahan Desa (BPD) Desa Lirik, Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), diduga sarat KKN. Pasalnya, pada pemilihan yang berlangsung pada 16 April 2020 lalu, dua orang yang dinyatakan memperoleh suara terbanyak dan dinyatakan menang, kemudian digugurkan oleh ketua panitia pemilihan.

Selanjutnya, panitia mengantikan dua orang yang dinyatakan gugur tersebut dengan dua orang calon lain yang sebelumnya telah kalah. Dua orang pengganti itu ternyata memiliki hubungan keluarga dengan beberapa panitia pemilihan BPD Desa Lirik tersebut. ( Baca:Bantuan Bupati Diduga Merupakan Manipulasi Politik )

Pengguguran dua warga yang memperoleh suara terbanyak ini juga dilakukan lantaran masalah sepele, dan terkesan mencari-cari kesalahan ketika ada anggota keluarga yang menang memberikan uang kepada masyarakat yang masih ada hubungan kekeluargaan. Hal itu kemudian dinyatakan sebagai politik uang, karena awalnya ada perjanjian jika ada calon yang melakukan politik uang maka dinyatakan gugur.

"Jadi permasalahnya terkesan dicari-cari, karena saya (Trismonita) dan Safitri sudah dinyatakan memperoleh suara terbanyak dan menang. Lalu tanpa adanya pemanggilan saksi atau adanya bukti yang jelas, kami dituduh melakukan politik uang dan digugurkan. Kami digantikan oleh Rini Antika dan Adriyandi, dua orang ini ada keluarganya jadi panitia pemilihan," ungkap Trismonita Senin (4/5/).

Memang, kata dia, sebelumnya ada perjanjian jika ada calon yang melakukan politik uang maka dinyatakan gugur. "Tapi dalam permasalahan ini kami tidak tahu siapa yang melakukannya, sebab hanya ada pengakuan dari seorang warga tanpa ada saksi dan bukti. Ini kan akal-akalan panitia hanya untuk meloloskan anggota keluarganya biar terpilih menjadi anggota BPD," terang Tris seraya mengatakan pihaknya telah melaporkan hal ini ke pihak kecamatan untuk mencari kebenaran dan rasa keadilan.

Sementara itu, Kades Lirik, Samsul Simin, membenarkan permasalahan tersebut masih dirembukkan di pihak kecamatan. "Benar masih dirembukkan di kantor kecamatan, sepertinya ada solusi," ujar Kades melalui telepon selulernya.
(ihs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pacu Ekonomi Lokal,...
Pacu Ekonomi Lokal, Swasta Besar di Daerah Didorong Bermitra dengan BPD
Tiru Prabowo, Wali Kota...
Tiru Prabowo, Wali Kota Jambi Akan Gelar Retreat Ketua RT Hasil Pilkate Serentak
Airin-Ade Difitnah Politik...
Airin-Ade Difitnah Politik Uang, Tim Hukum: Penghasut yang Menghalalkan Segala Cara
Dugaan Money Politics...
Dugaan Money Politics di Pilgub Kepri, Tim Ansar-Nyanyang Lapor Bawaslu
Arungi Laut Luas, Bupati...
Arungi Laut Luas, Bupati Kotabaru Kukuhkan Kades dan BPD di Kecamatan Pulau Sembilan
Dugaan Money Politics,...
Dugaan Money Politics, Bawaslu Kabupaten Serang Panggil Ratu Zakiyah
PKB: Jangan Justru saat...
PKB: Jangan Justru saat Terjadi Politik Uang, Bawaslunya Malah Hilang
Bawaslu Usul Blacklist...
Bawaslu Usul Blacklist Pelaku Money Politics dalam Pemilu, Golkar: Bisa Jadi Alternatif Penegakan Hukum
Tokoh Nahdlatul Ulama:...
Tokoh Nahdlatul Ulama: Muktamar NU Harus Bebas dari Politik Uang
Rekomendasi
Jokowi Wajib Hadir di...
Jokowi Wajib Hadir di Persidangan Perkara Ijazah, Pengacara Roy Suryo: Kan Dia Pelapor
Bukan Sekadar Batasi...
Bukan Sekadar Batasi Screen Time, Nova Nayla Bagikan Cara Bijak Mindful Parenting
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat, Usman Hamid: Ruang Kelas Harus Bebas dari Intervensi Militer
Berita Terkini
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
Viral Kabar Ganjil Genap...
Viral Kabar Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Polda Metro Jaya Angkat Bicara
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Infografis
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved