Kerahkan 200 Eskavator, Pramono Perintahkan Pengerukan Kali Dilaksanakan Nonstop
Senin, 26 Januari 2026 - 17:02 WIB
loading...
A
A
A
"Persoalannya adalah karena catchment-nya ini tidak mencukupi. Jadi walaupun dikeruk semuanya nggak ada tambahan sedimen itu cuma mampu di Jakarta ini menampung untuk curah hujan 150 millimeter per hari," ucap dia.
Lihat video: Hujan Datang, Banjir Mengancam, Pramono: Kali Ciliwung Akan Dinormalisasi
Dalam kesempatan itu, Pramono kembali mengingat hujan seharian yang terjadi di Jakarta pada 22 Januari 2026. Tingginya curah hujan diperparah dengan kirim air dari hulu menyebabkan ratusan RT di Jakarta terendam banjir.
"Karena tanggal 22 sebenarnya averagenya kurang lebih 150 tapi 8 jam dan kemudian ada pengiriman juga dari hulu, dengan memikirkan saya tetap untuk pengurukan itu dilakukan terus menerus," katanya.
Lihat video: Hujan Datang, Banjir Mengancam, Pramono: Kali Ciliwung Akan Dinormalisasi
Dalam kesempatan itu, Pramono kembali mengingat hujan seharian yang terjadi di Jakarta pada 22 Januari 2026. Tingginya curah hujan diperparah dengan kirim air dari hulu menyebabkan ratusan RT di Jakarta terendam banjir.
"Karena tanggal 22 sebenarnya averagenya kurang lebih 150 tapi 8 jam dan kemudian ada pengiriman juga dari hulu, dengan memikirkan saya tetap untuk pengurukan itu dilakukan terus menerus," katanya.
(cip)
Lihat Juga :