Kunjungi Ponpes Cipasung, Gibran: Santri Harus Beradaptasi dengan Teknologi
Rabu, 21 Januari 2026 - 20:20 WIB
loading...
A
A
A
Di kediaman tersebut, Gibran juga memasuki ruang khusus yang memiliki nilai sejarah tersendiri. Ruangan itu merupakan tempat Prabowo Subianto pernah menuliskan pesan amanat dari almarhum Abah KH Koko Komarudin Ruhiyat.
Abah KH Koko Komarudin Ruhiyat merupakan salah satu pengasuh Ponpes Cipasung sekaligus orang tua Gus Deni, yang kala itu menekankan agar negara memberi perhatian lebih kepada pesantren.
“Mas Wapres melihat langsung ruang khusus itu. Beliau menyampaikan kesannya tentang foto Presiden Prabowo yang sedang mencatat pesan Abah sesepuh. Dan sekarang, pesan itu sudah mulai terwujud dengan dibentuknya Direktorat Jenderal Pesantren,” tutur Gus Deni.
Bagi keluarga besar Cipasung, momen tersebut menjadi pengikat sejarah, jejak silaturahmi Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) napak tilas Presiden Prabowo Subianto, dan kini dilanjutkan oleh Wapres Gibran yang merupakan putra Joko Widodo.
Usai dari kediaman sesepuh, Wapres Gibran melanjutkan agenda menuju Gedung Pusat Media dan Teknologi Pesantren Cipasung. Di sana, ia meninjau langsung pelatihan AI dan robotik yang tengah diikuti ratusan santri.
Gibran kemudian berdialog, menyapa, dan menyaksikan presentasi karya santri. Gibran mengaku takjub karena dalam waktu singkat para santri sudah mampu menampilkan hasil inovasi berbasis kecerdasan buatan dan robotik.
“Beliau berpesan bahwa pesantren adalah pusat ilmu dan akhlak, tetapi santri juga harus siap beradaptasi dengan perkembangan zaman dan teknologi,” kata Gus Deni.
Saat keluar dari Gedung Pusat Media dan Teknologi Ponpes Cipasung, hujan turun cukup deras. Ajudan telah menyiapkan payung hitam. Namun, momen inilah yang kemudian banyak diceritakan.
Abah KH Koko Komarudin Ruhiyat merupakan salah satu pengasuh Ponpes Cipasung sekaligus orang tua Gus Deni, yang kala itu menekankan agar negara memberi perhatian lebih kepada pesantren.
“Mas Wapres melihat langsung ruang khusus itu. Beliau menyampaikan kesannya tentang foto Presiden Prabowo yang sedang mencatat pesan Abah sesepuh. Dan sekarang, pesan itu sudah mulai terwujud dengan dibentuknya Direktorat Jenderal Pesantren,” tutur Gus Deni.
Bagi keluarga besar Cipasung, momen tersebut menjadi pengikat sejarah, jejak silaturahmi Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) napak tilas Presiden Prabowo Subianto, dan kini dilanjutkan oleh Wapres Gibran yang merupakan putra Joko Widodo.
Usai dari kediaman sesepuh, Wapres Gibran melanjutkan agenda menuju Gedung Pusat Media dan Teknologi Pesantren Cipasung. Di sana, ia meninjau langsung pelatihan AI dan robotik yang tengah diikuti ratusan santri.
Gibran kemudian berdialog, menyapa, dan menyaksikan presentasi karya santri. Gibran mengaku takjub karena dalam waktu singkat para santri sudah mampu menampilkan hasil inovasi berbasis kecerdasan buatan dan robotik.
“Beliau berpesan bahwa pesantren adalah pusat ilmu dan akhlak, tetapi santri juga harus siap beradaptasi dengan perkembangan zaman dan teknologi,” kata Gus Deni.
Saat keluar dari Gedung Pusat Media dan Teknologi Ponpes Cipasung, hujan turun cukup deras. Ajudan telah menyiapkan payung hitam. Namun, momen inilah yang kemudian banyak diceritakan.
Lihat Juga :