Wabah Corona Tak Surutkan Langkah Pergunu Jabar Terbitkan Jurnal Pendidikan
Rabu, 15 April 2020 - 10:50 WIB
loading...
A
A
A
"Edisi kali ini ditutup oleh tulisan karya Heru Hermanto dengan judul tulisan yang menarik sekali, yaitu "Efektifitas Whatsapp Learning Untuk Meningkatkan Partisipas Aktif Siswa kelas VIII"," sebut Saepuloh.
Saepuloh menyatakan, pada era ini, setiap akademisi atau intelektual tidak boleh merasa cukup dengan hanya aktif mengajar atau mengikuti seminar. Namun, dia juga harus selalu memiliki komitmen untuk menulis dan melakukan penelitian. "Jurnal ini semoga menjadi media untuk hal tersebut," imbuhnya.
Ke depan, Saepuloh berharap, jurnal ini dapat terakreditasi dan bahkan bisa terindeks Scopus, sehingga bukan hanya guru, tetapi dosen pun bisa terbantu untuk kepentingan naik pangkatnya dan pengembangan karirnya.
"Jurnal ini juga diharapkan bisa menjadi rujukan dalam pengembangan ilmu pengetahuan, terutama dalam bidang pendidikan dan dapat di-publish dalam bentuk Open Jurnal System (OJS), agar lebih bermanfaat dan dan dapat diakses lebih luas lagi oleh semua pihak," pungkasnya.
Sementara itu, Redaktur Pelaksana Jurnal Pergunu, Daan Dini Khairunida mengajak anggota Pergunu untuk terus berkarya. Dia pun berharap, jurnal ini bisa terus menjadi media edukatif, meski dengan segala kekurangan dan ketepatan waktu penerbitan yang sangat tergantung pada keaktifan anggota dalam mengirimkan naskah.
Tidak hanya itu, dia pun berharap, Jurnal Pergunu ini mampu mendongkrak intelektualitas anggota Pergunu, sehingga bisa bersaing di dunia akademis baik nasional maupun internasional.
"Sudah sepantasnya kita saling memotivasi, agar para pembelajar anggota Pergunu khususnya, bisa terus berkontribusi nyata di bidang penelitian, pengembangan, dan penerapannya di bidang pendidikan. Semoga Jurnal ini bisa terus menginspirasi bagi setiap pembacanya," pungkasnya.
Saepuloh menyatakan, pada era ini, setiap akademisi atau intelektual tidak boleh merasa cukup dengan hanya aktif mengajar atau mengikuti seminar. Namun, dia juga harus selalu memiliki komitmen untuk menulis dan melakukan penelitian. "Jurnal ini semoga menjadi media untuk hal tersebut," imbuhnya.
Ke depan, Saepuloh berharap, jurnal ini dapat terakreditasi dan bahkan bisa terindeks Scopus, sehingga bukan hanya guru, tetapi dosen pun bisa terbantu untuk kepentingan naik pangkatnya dan pengembangan karirnya.
"Jurnal ini juga diharapkan bisa menjadi rujukan dalam pengembangan ilmu pengetahuan, terutama dalam bidang pendidikan dan dapat di-publish dalam bentuk Open Jurnal System (OJS), agar lebih bermanfaat dan dan dapat diakses lebih luas lagi oleh semua pihak," pungkasnya.
Sementara itu, Redaktur Pelaksana Jurnal Pergunu, Daan Dini Khairunida mengajak anggota Pergunu untuk terus berkarya. Dia pun berharap, jurnal ini bisa terus menjadi media edukatif, meski dengan segala kekurangan dan ketepatan waktu penerbitan yang sangat tergantung pada keaktifan anggota dalam mengirimkan naskah.
Tidak hanya itu, dia pun berharap, Jurnal Pergunu ini mampu mendongkrak intelektualitas anggota Pergunu, sehingga bisa bersaing di dunia akademis baik nasional maupun internasional.
"Sudah sepantasnya kita saling memotivasi, agar para pembelajar anggota Pergunu khususnya, bisa terus berkontribusi nyata di bidang penelitian, pengembangan, dan penerapannya di bidang pendidikan. Semoga Jurnal ini bisa terus menginspirasi bagi setiap pembacanya," pungkasnya.
(wib)
Lihat Juga :