Selama Agustus 2020, Impor Jawa Timur Naik Sebesar 14,37%
Rabu, 16 September 2020 - 14:26 WIB
loading...
A
A
A
Komoditas tersebut, kata dia, mayoritas diimpor dari Singapura sebesar USD68,83 juta. Peringkat kedua adalah komoditas emas dalam bentuk bongkah, ingot atau batang tuangan dengan nilai impor sebesar USD83,26 juta atau naik 135,7% dibandingkan bulan sebelumnya.
Komoditas emas dalam bentuk bongkah, ingot atau batang tuangan tersebut seluruhnya diimpor dari Hongkong sebesar USD83,26 juta. (Baca juga: Fotonya Berseragam Banser Viral, Gus Irsyad: Itu Naluri Banser Saya)
Peringkat ketiga adalah komoditas hasil dari ekstraksi minyak kacang kedelai lainnya dengan nilai sebesar USD61,41 juta atau naik sebesar 53,68% dari bulan sebelumnya. "Komoditas ini dominan didatangkan dari Brazil yaitu dengan nilai impor sebesar USD44,31 juta," ujar Satriyo.
Secara kumulatif Januari - Agustus 2020, komoditas bahan bakar motor, tanpa timbal dari RON lainnya tidak dicampur, menjadi komoditas impor yang dominan dengan peranan sebesar 5,66% dengan nilai USD 734,69 juta. (Baca juga: PG Gempolkrep dan PT Enero Bagikan 1.468 Sembako untuk Warga Mojokerto)
Disusul komoditas hasil dari ekstraksi minyak kacang kedelai lainnya dengan peranan sebesar 4,07% dengan nilai sebesar USD 528,28 juta. Serta berikutnya adalah komoditas kondensat dengan peranan sebesar 3,12% dengan nilai sebesar USD 404,40 juta.
Komoditas emas dalam bentuk bongkah, ingot atau batang tuangan tersebut seluruhnya diimpor dari Hongkong sebesar USD83,26 juta. (Baca juga: Fotonya Berseragam Banser Viral, Gus Irsyad: Itu Naluri Banser Saya)
Peringkat ketiga adalah komoditas hasil dari ekstraksi minyak kacang kedelai lainnya dengan nilai sebesar USD61,41 juta atau naik sebesar 53,68% dari bulan sebelumnya. "Komoditas ini dominan didatangkan dari Brazil yaitu dengan nilai impor sebesar USD44,31 juta," ujar Satriyo.
Secara kumulatif Januari - Agustus 2020, komoditas bahan bakar motor, tanpa timbal dari RON lainnya tidak dicampur, menjadi komoditas impor yang dominan dengan peranan sebesar 5,66% dengan nilai USD 734,69 juta. (Baca juga: PG Gempolkrep dan PT Enero Bagikan 1.468 Sembako untuk Warga Mojokerto)
Disusul komoditas hasil dari ekstraksi minyak kacang kedelai lainnya dengan peranan sebesar 4,07% dengan nilai sebesar USD 528,28 juta. Serta berikutnya adalah komoditas kondensat dengan peranan sebesar 3,12% dengan nilai sebesar USD 404,40 juta.
(boy)
Lihat Juga :