Selama Agustus 2020, Impor Jawa Timur Naik Sebesar 14,37%

Rabu, 16 September 2020 - 14:26 WIB
loading...
Selama Agustus 2020,...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews/dok
A A A
SURABAYA - Nilai impor Jawa Timur (Jatim) pada bulan Agustus 2020 mencapai USD 1,57 miliar atau naik sebesar 14,37% dibandingkan Juli 2020.

Angka ini mengalami penurunan sebesar 14,27% dibandingkan Agustus 2019. Sedangkan impor nonmigas Agustus 2020 mencapai USD1,35 miliar atau naik 11,47% dibandingkan Juli 2020.

Nilai impor nonmigas tersebut mengalami penurunan sebesar 11,60% dibanding Agustus 2019. Impor migas Agustus 2020 sebesar USD226,94 juta atau meningkat sebesar 35,28% dibanding juli 2020. Dibandingkan Agustus 2019, nilai tersebut turun sebesar 27,31%.

Secara kumulatif, selama Januari - Agustus 2020, impor yang masuk ke Jatim sebesar USD12,98 miliar atau turun sebesar 14,74% dibandingkan Januari - Agustus 2019, yakni sebesar USD 15,22 miliar.

"Komoditas bahan bakar motor tanpa timbal dari RON lainnya tidak dicampur menjadi komoditas impor dengan nilai tertinggi pada Agustus 2020. Nilainya sebesar USD92,41 juta atau naik sebesar 16,40% dibanding bulan sebelumnya," kata Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Satriyo Wibowo, dalam rilisnya, Rabu (16/9/2020).

Komoditas tersebut, kata dia, mayoritas diimpor dari Singapura sebesar USD68,83 juta. Peringkat kedua adalah komoditas emas dalam bentuk bongkah, ingot atau batang tuangan dengan nilai impor sebesar USD83,26 juta atau naik 135,7% dibandingkan bulan sebelumnya.

Komoditas emas dalam bentuk bongkah, ingot atau batang tuangan tersebut seluruhnya diimpor dari Hongkong sebesar USD83,26 juta. (Baca juga: Fotonya Berseragam Banser Viral, Gus Irsyad: Itu Naluri Banser Saya)

Peringkat ketiga adalah komoditas hasil dari ekstraksi minyak kacang kedelai lainnya dengan nilai sebesar USD61,41 juta atau naik sebesar 53,68% dari bulan sebelumnya. "Komoditas ini dominan didatangkan dari Brazil yaitu dengan nilai impor sebesar USD44,31 juta," ujar Satriyo.

Secara kumulatif Januari - Agustus 2020, komoditas bahan bakar motor, tanpa timbal dari RON lainnya tidak dicampur, menjadi komoditas impor yang dominan dengan peranan sebesar 5,66% dengan nilai USD 734,69 juta. (Baca juga: PG Gempolkrep dan PT Enero Bagikan 1.468 Sembako untuk Warga Mojokerto)

Disusul komoditas hasil dari ekstraksi minyak kacang kedelai lainnya dengan peranan sebesar 4,07% dengan nilai sebesar USD 528,28 juta. Serta berikutnya adalah komoditas kondensat dengan peranan sebesar 3,12% dengan nilai sebesar USD 404,40 juta.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
BEM UI: Ekonomi Hanya...
BEM UI: Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas, di Meja Makan Rakyat Tidak Ada yang Berubah
MBG di Papua Perkuat...
MBG di Papua Perkuat Gizi dan Gerakkan Ekonomi Lokal
Menteri dan Deretan...
Menteri dan Deretan Tokoh Daerah Bedah Transisi Ekonomi Jakarta
Kolaborasi Pemprov dan...
Kolaborasi Pemprov dan BI Jakarta Dorong Industri Film sebagai Pertumbuhan Ekonomi Baru
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Tumbuh Kuat
Wakil Kepala BPS Canangkan...
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah: Ada Jutaan Harapan di Balik Data Statistik
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Rekomendasi
Festival Perahu Naga...
Festival Perahu Naga Bakal Meriahkan Lagi Puncak Liburan Musim Panas di Hong Kong
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
MotoGP Indonesia 2026...
MotoGP Indonesia 2026 Resmi Diluncurkan, Mandalika Siap Sambut Sorotan Dunia
Berita Terkini
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Tim Advokasi: Dedi Saputra...
Tim Advokasi: Dedi Saputra Cukup Dijatuhi Hukuman Pengawasan dan Kerja Sosial
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
Warga Tangsel Resah...
Warga Tangsel Resah Dipungut Biaya Pemakaman hingga Jutaan Rupiah
Aksi Perampokan di Menteng,...
Aksi Perampokan di Menteng, Korban Kritis Akibat 7 Luka Tusuk
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
Infografis
Jokowi: Impor Energi...
Jokowi: Impor Energi Sebesar 50 Persen Harus Dikurangi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved