Dukung PSBB, Ketum Partai Emas : Nyawa Tak Bisa Dibeli

Rabu, 16 September 2020 - 10:05 WIB
loading...
Dukung PSBB, Ketum Partai...
Ketua Umum Partai Era Masyarakat Sejahtera (Emas), Hasnaeni mendukung langkah penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). (Foto/SINDOnews/Dok)
A A A
BOGOR - Ketua Umum Partai Era Masyarakat Sejahtera (Emas), Hasnaeni mendukung langkah penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Hasnaeni menilai, terjadi peningkatan jumlah kasus Covid-19 dan dampak kematiannya.

"Saya cukup apresiasi keputusan gubernur. Sebab apa yang dilakukan itu sangat baik. Kalau tidak dilakukan PSBB total itu akan meningkat angka Covid-19 ini," ujar Hasnaeni, Selasa (15/9/2020) dalam keterangannya di Bogor, Rabu (16/9/2020).

Menurut Hasnaeni, PSBB total diperlukan, guna menekan angka kasus positif dan risiko kematian akibat wabah virus corona. Nyawa, kata dia wajib diutamakan dibanding apapun. (BACA JUGA: Jokowi Ingatkan Kepala Daerah Tak Buru-buru Tutup Wilayahnya)

"Saya kira nyawa itu lebih penting. Tak bisa dibeli. Sementara uang itu bisa dicari," jelasnya.

Selain itu dia juga mendukung kebijakan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah. Langkah tersebut dipandang sebagai salah satu cara meminimalisir penyebaran COVID-19. (BACA JUGA: Pangdam Jaya Pimpin Gelar Pasukan Penegakan PSBB Total DKI Jakarta)

"Orang boleh berkantor di rumah. Jadi inilah masukan buat pemerintah pusat, diizinkan orang berkantor dari rumah. Karena ini bencana dunia, bukan Indonesia saja. Jadi ini force majeur," tuturnya.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rabu Depan RHU di Surabaya...
Rabu Depan RHU di Surabaya Kembali Beroperasi, Ini Tanggapan Pengusaha Mal
Tim Gabungan Tingkatkan...
Tim Gabungan Tingkatkan Patroli Penerapan PPKM Mikro di Medan
Bhabinkamtibmas Diminta...
Bhabinkamtibmas Diminta Optimal Awasi Penerapan PPKM di Pematangsiantar
Terjepit di Antara Wilayah...
Terjepit di Antara Wilayah PSBB, Purwakarta Lanjutkan Adaptasi Kebiasaan Baru
Jelang PSBB di Surabaya...
Jelang PSBB di Surabaya dan Malang, Ini Harapan Driver Online
PSBB, Kapasitas Pengunjung...
PSBB, Kapasitas Pengunjung Resto dan Warkop di Surabaya Dibatasi Maksimal 25%
PPKM dan PSBB Akan Dicabut,...
PPKM dan PSBB Akan Dicabut, Jokowi Segera Siapkan Keppres
Pemerintah Diminta Terapkan...
Pemerintah Diminta Terapkan PSBB untuk Zona Merah dan Oranye
Ekonomi Kuartal IV Diproyeksi...
Ekonomi Kuartal IV Diproyeksi Minus 2,5 Persen
Rekomendasi
Jalanan Memerah, 2 Juta...
Jalanan Memerah, 2 Juta Suporter Spanyol Turun ke Jalan Rayakan Gelar Piala Dunia 2026
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Argentina Terancam Sanksi...
Argentina Terancam Sanksi FIFA, Hukuman Berat Menanti usai Ricuh di Final Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved