Ada 2 Hal yang Membuat Perasaan Warga Jadi Ambyar Terhadap Pemko Medan, Apa Itu?
Rabu, 16 September 2020 - 13:44 WIB
loading...
A
A
A
Di antaranya, persoalan banjir yang tak teratasi hingga hari ini. Muaranya, hujan yang menyebabkan banjir berefek pada melemahnya aktivitas ekonomi masyarakat.
“Pasar tradisional yang dikelola Pemko Medan buruk, berbanding terbalik sekali yang dikelola swasta. Saya punya data, jika hujan turun di Medan, maka omset pedagang langsung turun drastis,” terangnya.
Belum lagi banjir yang senantiasa jadi momok bagi Warga Medan di sejumlah kawasan. “Infrastruktur masih jadi PR yang harus segera diselesaikan. Banjir melanda, birokrasi ribet. Masyarakat melihat hal itu langsung. Makanya, kepuasan mereka kepada Pemko Medan rendah,” lanjut Benjamin.
Kondisi itu, menurutnya merupakan kegagalan Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution yang saat ini akan maju lagi di kontestasi Pilkada Medan.
“Akhyar memang punya pengalaman. Itu bisa dilihat dari sisi usia maupun kesempatan yang dimilikinya sekarang. Namun, itu justru menunjukkan sisi lemahnya dia. Sebab, Kota Medan ini bermasalah di banyak sektor,” ungkap pria jangkung ini.
Sederet persoalan di Kota Medan dipaparkan oleh fakta di lapangan yang bisa dilihat siapa saja. Tidak hanya persoalan banjir dari kondisi pasar tradisional, tetapi menurutnya birokrasi juga masih merepotkan masyarakat. (BACA JUGA: Pangdam Jaya Pimpin Gelar Pasukan Penegakan PSBB Total DKI Jakarta)
“Pasar tradisional yang dikelola Pemko Medan buruk, berbanding terbalik sekali yang dikelola swasta. Saya punya data, jika hujan turun di Medan, maka omset pedagang langsung turun drastis,” terangnya.
Belum lagi banjir yang senantiasa jadi momok bagi Warga Medan di sejumlah kawasan. “Infrastruktur masih jadi PR yang harus segera diselesaikan. Banjir melanda, birokrasi ribet. Masyarakat melihat hal itu langsung. Makanya, kepuasan mereka kepada Pemko Medan rendah,” lanjut Benjamin.
Kondisi itu, menurutnya merupakan kegagalan Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution yang saat ini akan maju lagi di kontestasi Pilkada Medan.
“Akhyar memang punya pengalaman. Itu bisa dilihat dari sisi usia maupun kesempatan yang dimilikinya sekarang. Namun, itu justru menunjukkan sisi lemahnya dia. Sebab, Kota Medan ini bermasalah di banyak sektor,” ungkap pria jangkung ini.
Sederet persoalan di Kota Medan dipaparkan oleh fakta di lapangan yang bisa dilihat siapa saja. Tidak hanya persoalan banjir dari kondisi pasar tradisional, tetapi menurutnya birokrasi juga masih merepotkan masyarakat. (BACA JUGA: Pangdam Jaya Pimpin Gelar Pasukan Penegakan PSBB Total DKI Jakarta)
Lihat Juga :