Kasus COVID-19 Meningkat, Sleman Temple Run 2020 Dibatalkan
Rabu, 16 September 2020 - 13:22 WIB
loading...
A
A
A
“Itulah alasan kami membatalkan even ini,” kata Harda soal pembatalan penyelenggaraan Sleman Temple Run 2020 di media center penangganan COVID-19 Sleman, Rabu (16/9/2020).
Harda menjelaskan Sleman Temple Run 2020, sebenarnya bupati mengusulkan Sleman Temple Run 2020 tetap digelar secara virtual, namun karena ini sifatnya kompetisi bukan fun, sehingga untuk hasilnya tidak bisa dipertanggungjawabkan. Karena itu tetap memutuskan tahun ini meniadakan Sleman Temple Run.
“Sebenarnya Sleman Temple Run akan dilaksanakan bulan Juli, namun karena ada pandemi COVID-19 diundur bulan September. Ternyata COVID-19 belum mereda, dengan situasi ini akhirnya Sleman Temple Run tahun 2020 ditiadakan. Sebab kalau diundur lagi secara teknis sudah tidak memungkinan,” jelasnya. (BACA JUGA: Pangdam Jaya Pimpin Gelar Pasukan Penegakan PSBB Total DKI Jakarta)
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman Sudarningsih menambahkan pembatalan ini juga karena peserta Sleman Temple Run yang jumlahnya mencapai 560 orang berasal dari beberapa daerah di Indonesia. Termasuk dua pelari dari Kenya. Sehingga tidak berani mengambil resiko.
“Karena dibatalkan, maka medali, kaos dan masker akan diberikan kepada peserta, tetapi untuk hadiah tidak ada,” tambahnya.
Harda menjelaskan Sleman Temple Run 2020, sebenarnya bupati mengusulkan Sleman Temple Run 2020 tetap digelar secara virtual, namun karena ini sifatnya kompetisi bukan fun, sehingga untuk hasilnya tidak bisa dipertanggungjawabkan. Karena itu tetap memutuskan tahun ini meniadakan Sleman Temple Run.
“Sebenarnya Sleman Temple Run akan dilaksanakan bulan Juli, namun karena ada pandemi COVID-19 diundur bulan September. Ternyata COVID-19 belum mereda, dengan situasi ini akhirnya Sleman Temple Run tahun 2020 ditiadakan. Sebab kalau diundur lagi secara teknis sudah tidak memungkinan,” jelasnya. (BACA JUGA: Pangdam Jaya Pimpin Gelar Pasukan Penegakan PSBB Total DKI Jakarta)
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman Sudarningsih menambahkan pembatalan ini juga karena peserta Sleman Temple Run yang jumlahnya mencapai 560 orang berasal dari beberapa daerah di Indonesia. Termasuk dua pelari dari Kenya. Sehingga tidak berani mengambil resiko.
“Karena dibatalkan, maka medali, kaos dan masker akan diberikan kepada peserta, tetapi untuk hadiah tidak ada,” tambahnya.
(vit)
Lihat Juga :