OSO Minta Kepala Daerah Sumbar, Sumut dan Aceh Terus Bantu Masyarakat
Kamis, 01 Januari 2026 - 17:56 WIB
loading...
Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) meminta kepala daerah di Aceh, Sumbar dan Sumut terus membantu masyarakat terdampak bencana hingga tuntas. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) prihatin atas musibah bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menimpa masyarakat di Aceh, Sumatera Barat (Sumbar), dan Sumatera Utara (Sumut). Dalam menyongsong tahun baru 2026, OSO meminta semua kepala daerah di tiga provinsi itu terus membantu masyarakat terdampak bencana sampai tuntas.
Dia menekankan pentingnya memperkuat mitigasi dalam meredam dampak bencana. Jangan sampai, kejadian di 2025 terulang di 2026.
Baca juga: 3 Jasad Korban Bencana Sumatera Ditemukan, Total Korban Tewas Tembus 1.157 Orang
"Saya mengucapkan duka, tahun yang akan datang bantuan-bantuan terus datang dan sampai kepada masyarakat. Kejadian tahun 2025, merupakan tanda-tanda yang harus diperbaiki di tahun 2026 ini," ujarnya di kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (31/12/2025) malam.
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Periode 2017-2019 ini pun mendukung keputusan Presiden Prabowo Subianto yang menginap di lokasi musibah bencana Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumut, di malam tahun baru 2026. Menurutnya, sikap Presiden Prabowo patut diapresiasi dan ditiru semua pihak.
"Presiden berada di tempat musibah itu adalah sesuatu sikap yang baik. Sesuatu yang mengingatkan kita semua untuk berada di tempat dan di saat yang tepat. Tidak semua presiden yang akan lakukan seperti itu," ujar mantan Wakil Ketua MPR itu.
Baca juga: Salim A Fillah: Tolong Datang dan Kembali ke Aceh, Bencana Ini Belum Selesai
Namun yang terpenting, menurut OSO, masyarakat di tiga provinsi itu dapat segera diringankan bebannya oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Sebab, banyak generasi penerus bangsa yang kehilangan tempat tinggal hingga meninggal dunia.
"Seluruh pemimpin daerah di tiga provinsi itu harus ada di sekitar masyarakat terdampak bencana. Ringankan beban masyarakat, apalagi bencana itu banyak menghilangkan nyawa anak bangsa," pungkasnya.
Dia menekankan pentingnya memperkuat mitigasi dalam meredam dampak bencana. Jangan sampai, kejadian di 2025 terulang di 2026.
Baca juga: 3 Jasad Korban Bencana Sumatera Ditemukan, Total Korban Tewas Tembus 1.157 Orang
"Saya mengucapkan duka, tahun yang akan datang bantuan-bantuan terus datang dan sampai kepada masyarakat. Kejadian tahun 2025, merupakan tanda-tanda yang harus diperbaiki di tahun 2026 ini," ujarnya di kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (31/12/2025) malam.
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Periode 2017-2019 ini pun mendukung keputusan Presiden Prabowo Subianto yang menginap di lokasi musibah bencana Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumut, di malam tahun baru 2026. Menurutnya, sikap Presiden Prabowo patut diapresiasi dan ditiru semua pihak.
"Presiden berada di tempat musibah itu adalah sesuatu sikap yang baik. Sesuatu yang mengingatkan kita semua untuk berada di tempat dan di saat yang tepat. Tidak semua presiden yang akan lakukan seperti itu," ujar mantan Wakil Ketua MPR itu.
Baca juga: Salim A Fillah: Tolong Datang dan Kembali ke Aceh, Bencana Ini Belum Selesai
Namun yang terpenting, menurut OSO, masyarakat di tiga provinsi itu dapat segera diringankan bebannya oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Sebab, banyak generasi penerus bangsa yang kehilangan tempat tinggal hingga meninggal dunia.
"Seluruh pemimpin daerah di tiga provinsi itu harus ada di sekitar masyarakat terdampak bencana. Ringankan beban masyarakat, apalagi bencana itu banyak menghilangkan nyawa anak bangsa," pungkasnya.
(shf)
Lihat Juga :