Pendiri INDEF: Program MBG Berikan Dampak Positif bagi Siswa dan Ekonomi Nasional
Rabu, 31 Desember 2025 - 14:15 WIB
loading...
A
A
A
Kebijakan MBG yang tetap berjalan selama libur sekolah juga merupakan bukti komitmen negara yang konsisten menghadirkan nutrisi ke anak-anak Indonesia. Ini adalah langkah nyata mencegah stunting dan memperbaiki kualitas gizi secara berkelanjutan.
Keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah juga menjadi hal penting yang menggerakkan perekonomian lokal. Selain berpeluang menciptakan lapangan kerja bagi pegawai dan relawannya, para mitra SPPG juga menyerap produksi bahan pangan lokal dari petani dan peternak di tempat mereka beroperasi.
“Keberadaan kami ini betul-betul dirasakan selain oleh penerima manfaat tapi juga oleh pelaku ekonomi seperti pasar, petani, dan yang lainnya. Harapannya, kesempatan kerjasama dengan mereka untuk meningkatkan ekonomi daerah. SPPG jadi jembatan yang sangat strategis untuk memfasilitasi mereka. Alhamdulillah sampai saat ini kita bisa memberikan kontribusi yang positif,” ujar Mitra SPPG Cibuntu, Tasikmalaya, Tino Rirantino.
Didin juga mengamati masalah-masalah teknis pada program MBG yang muncul selama satu tahun ini telah berhasil diatasi dan dikonsolidasi dengan baik oleh Badan Gizi Nasional.
"Ini adalah situasi yang menciptakan optimisme jangka panjang. Bahwa pembangunan di Indonesia ini adalah longitudinal plan, yang bisa memperbaiki Indonesia masuk pada ekonomi berbasis ilmu pengetahuan. Bukan hanya masyarakat kelas atas saja yang bisa berpartisipasi, tapi nanti seluruh penduduk akan ikut terlibat. Ini dampaknya raksasa," ucapnya.
Keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah juga menjadi hal penting yang menggerakkan perekonomian lokal. Selain berpeluang menciptakan lapangan kerja bagi pegawai dan relawannya, para mitra SPPG juga menyerap produksi bahan pangan lokal dari petani dan peternak di tempat mereka beroperasi.
“Keberadaan kami ini betul-betul dirasakan selain oleh penerima manfaat tapi juga oleh pelaku ekonomi seperti pasar, petani, dan yang lainnya. Harapannya, kesempatan kerjasama dengan mereka untuk meningkatkan ekonomi daerah. SPPG jadi jembatan yang sangat strategis untuk memfasilitasi mereka. Alhamdulillah sampai saat ini kita bisa memberikan kontribusi yang positif,” ujar Mitra SPPG Cibuntu, Tasikmalaya, Tino Rirantino.
Didin juga mengamati masalah-masalah teknis pada program MBG yang muncul selama satu tahun ini telah berhasil diatasi dan dikonsolidasi dengan baik oleh Badan Gizi Nasional.
"Ini adalah situasi yang menciptakan optimisme jangka panjang. Bahwa pembangunan di Indonesia ini adalah longitudinal plan, yang bisa memperbaiki Indonesia masuk pada ekonomi berbasis ilmu pengetahuan. Bukan hanya masyarakat kelas atas saja yang bisa berpartisipasi, tapi nanti seluruh penduduk akan ikut terlibat. Ini dampaknya raksasa," ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :